Sabu Raijua,FKKNews.com – Kamis, 22 Oktober 2026. Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua terus mendorong penguatan infrastruktur dasar, khususnya di sektor ketenagalistrikan, sebagai bagian dari upaya mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui peresmian Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Sabu Raijua yang berlokasi di Desa Eilode, Kecamatan Sabu Tengah, Kamis (22/10/2026).
Mewakili Bupati Sabu Raijua, Krisman B. Riwu Kore, S.E., M.M., Sekretaris Daerah Kabupaten Sabu Raijua, Septenius M. Bule Logo, S.H., M.Hum., menghadiri sekaligus meresmikan fasilitas pembangkit listrik tersebut.
Peresmian ini menjadi bagian penting dari upaya memperkuat infrastruktur ketenagalistrikan di Kabupaten Sabu Raijua, sekaligus mendukung ketersediaan pasokan listrik yang lebih andal, berkelanjutan, dan ramah lingkungan bagi masyarakat di wilayah kepulauan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Sabu Raijua, Yerdinans Djita, Kapolres Sabu Raijua, Perwakilan Kejari Sabu Raijua, Danpos TNI AU, Danpos TNI AL, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Sabu Raijua, Asisten II Sekda, Staf Ahli Bupati, serta para pimpinan perangkat daerah.
Hadir pula jajaran manajemen PT PLN (Persero), antara lain Direktur Manajemen Rekayasa Konstruksi melalui sambungan virtual, General Manager PLN UIW NTT, General Manager PLN UIK Dwipantara, Senior Manager Transmisi dan Distribusi PLN NTT, Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN NTT, Manager UP3 Kupang, Manager UPK Timor, Manager Pembangkit dan IPP NTT, serta jajaran manajemen PLN NTT dan PLN UIK Dwipantara.
Turut hadir Manager Unit Layanan Pelanggan Sabu Raijua beserta jajaran, Direktur PT Sun Power Intim, Sekretaris Camat Sabu Tengah, Kepala Desa Eilode, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta kepala suku dan anak suku Natie.
Sistem Hibrida Perkuat Keandalan Pasokan Listrik
Dalam sambutan tertulis Bupati Sabu Raijua yang dibacakan Sekda Septenius M. Bule Logo, Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT PLN (Persero), khususnya PLN UIW NTT, UP3 Kupang, dan ULP Sabu Raijua, atas komitmen dan kerja keras dalam mendukung peningkatan pelayanan ketenagalistrikan di Kabupaten Sabu Raijua.
Bupati menegaskan bahwa ketersediaan energi listrik merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, pengembangan usaha, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Bagi Kabupaten Sabu Raijua sebagai wilayah kepulauan dengan tantangan geografis tersendiri, ketersediaan listrik yang andal dan berkelanjutan memiliki arti strategis. Listrik tidak hanya dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, tetapi juga menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan mempercepat pembangunan daerah.
Menurutnya, kehadiran PLTD dan PLTS dengan sistem hibrida merupakan langkah penting dalam memperkuat infrastruktur ketenagalistrikan sekaligus meningkatkan kapasitas pelayanan listrik bagi masyarakat.
Salah satu keunggulan fasilitas ini adalah penerapan sistem hibrida, yakni perpaduan antara energi diesel dan energi surya yang saling melengkapi. Pada siang hari, energi matahari yang melimpah di wilayah Sabu Raijua dapat dimanfaatkan untuk mendukung penyediaan listrik, sedangkan pembangkit diesel berperan menjaga kesinambungan pasokan sesuai kebutuhan sistem.
Melalui penerapan teknologi tersebut, pemanfaatan energi surya diharapkan semakin optimal, penggunaan bahan bakar minyak dapat ditekan, dan efisiensi operasional meningkat. Pada saat yang sama, sistem ini diharapkan mampu memperkuat keandalan pasokan listrik serta memperluas pemanfaatan energi baru terbarukan yang lebih bersih dan ramah lingkungan.
Sarai Terang, Wujud Komitmen Pembangunan Daerah
Bupati menjelaskan bahwa pembangunan dan peresmian PLTD dan PLTS Sabu Raijua sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Sabu Raijua Tahun 2025–2029, yaitu “Sabu Raijua Bangkit, Maju, Sejahtera dan Mandiri.”
Secara khusus, pembangunan ini mendukung misi kelima, yakni meningkatkan ketersediaan infrastruktur dasar dan infrastruktur strategis yang memadai dan berkualitas.
Misi tersebut dijabarkan melalui salah satu program unggulan daerah, yaitu Sarai Terang, yang berorientasi pada peningkatan kualitas penerangan jalan dan rumah tangga melalui pengembangan teknologi kelistrikan berbasis tenaga diesel, surya, dan angin.
Karena itu, peresmian PLTS yang dipadukan dengan PLTD ini menjadi bagian dari upaya nyata pemerintah daerah dalam mewujudkan Sarai Terang, sehingga akses dan kualitas pelayanan kelistrikan di Kabupaten Sabu Raijua dapat terus ditingkatkan.
Arah pembangunan tersebut juga sejalan dengan RPJMD Kabupaten Sabu Raijua Tahun 2025–2029, yang mendorong pengembangan jaringan energi melalui pemanfaatan energi diesel, energi baru terbarukan, pembangkit listrik hibrida, serta peningkatan jaringan listrik untuk memperluas pelayanan hingga ke wilayah-wilayah terpencil.
Pemerintah daerah berharap pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan tidak hanya meningkatkan ketersediaan listrik, tetapi juga memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara lebih merata oleh seluruh lapisan masyarakat.
Listrik Andal Dukung Sarai Berdaya dan Sarai Melayani
Selain mendukung Sarai Terang, ketersediaan listrik yang andal juga menjadi penopang bagi program Sarai Berdaya, yang merupakan penjabaran misi kedua pembangunan daerah, yakni meningkatkan daya saing ekonomi melalui pembangunan ekonomi yang inklusif.
Dengan pasokan listrik yang memadai, berbagai kegiatan ekonomi masyarakat diharapkan dapat berkembang lebih baik, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), industri rumah tangga gula semut di setiap kecamatan, pengolahan hasil perikanan dan pertanian, serta pemasaran produk melalui platform digital atau e-commerce.
Dukungan energi yang memadai akan membuka peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan produktivitas, memperluas pemasaran, menciptakan nilai tambah produk lokal, dan meningkatkan pendapatan keluarga.
Di sisi lain, listrik yang andal juga mendukung program Sarai Melayani, yang berorientasi pada terwujudnya tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, efektif, efisien, dan partisipatif.
Pelayanan publik, digitalisasi pemerintahan, penyediaan informasi, serta operasional kantor desa, puskesmas, dan sekolah membutuhkan dukungan energi listrik yang stabil.
Dengan demikian, listrik tidak hanya berfungsi menerangi rumah dan lingkungan, tetapi juga menjadi penggerak kegiatan ekonomi, pendukung peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta penguat pelayanan pemerintahan kepada masyarakat.
Bupati berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua dan PT PLN (Persero) terus diperkuat agar semangat Sarai Terang semakin menjangkau setiap kampung dan rumah tangga di wilayah Sabu Raijua.
Dengan ketersediaan listrik yang lebih baik, anak-anak diharapkan dapat belajar dengan nyaman, pelayanan kesehatan dan pemerintahan dapat berjalan lebih optimal, serta usaha masyarakat memiliki kesempatan lebih besar untuk tumbuh dan berkembang.
Pemkab dan PLN Perkuat Sinergi Pembangunan
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat dilaksanakan oleh pemerintah kabupaten semata. Diperlukan sinergi dan kerja sama yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, badan usaha milik negara, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat.
Dalam konteks tersebut, kerja sama dengan PT PLN (Persero) memiliki peran penting untuk memastikan kebutuhan energi listrik masyarakat terpenuhi, baik dari sisi ketersediaan, keandalan, maupun pemerataan akses pelayanan.
Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua berharap fasilitas PLTD dan PLTS hibrida yang telah diresmikan dapat dikelola dan dipelihara secara optimal agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan.
Upaya peningkatan pelayanan kelistrikan juga diharapkan terus berlanjut, termasuk melalui pengembangan infrastruktur dan perluasan akses bagi wilayah yang masih membutuhkan peningkatan kualitas pelayanan listrik.
Pemkab Sabu Raijua, lanjut Bupati, siap mendukung pembangunan dan pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan melalui koordinasi, sinergi program, serta dukungan sesuai dengan kewenangan dan kemampuan daerah.
Ajak Masyarakat Jaga Fasilitas Pembangkit
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya masyarakat Desa Eilode dan Kecamatan Sabu Tengah, untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas pembangkit listrik yang telah dibangun.
Ajakan tersebut secara khusus ditujukan kepada para tokoh adat, ketua suku, dan anak suku Natie, serta seluruh elemen masyarakat agar fasilitas tersebut tetap terjaga dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Menurut Bupati, pembangunan yang diresmikan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau PLN, melainkan merupakan aset pembangunan yang manfaatnya harus dijaga bersama.
Karena itu, partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan keberlangsungan operasional fasilitas pembangkit sangat dibutuhkan agar pelayanan listrik dapat berjalan dengan baik.
Bupati juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung berbagai program pembangunan di Kabupaten Sabu Raijua serta menggunakan listrik secara bijak, hemat, dan aman.
Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat mengambil bagian dalam menjaga hasil pembangunan demi kepentingan bersama.
Mengakhiri sambutan tertulisnya, Bupati menyampaikan penghargaan kepada PT PLN (Persero) UIW NTT, UP3 Kupang, ULP Sabu Raijua, seluruh jajaran pelaksana pekerjaan dan tenaga kerja, unsur Forkopimda, serta perangkat daerah terkait atas dukungan dan koordinasi yang telah diberikan sehingga pembangunan dapat terlaksana.
Apresiasi juga disampaikan kepada Camat Sabu Tengah, Kepala Desa Eilode, ketua suku dan anak suku Natie, para tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta seluruh masyarakat Desa Eilode yang telah menerima, mendukung, dan turut menjaga proses pembangunan.
Peresmian PLTD dan PLTS Sabu Raijua ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi pemerintah daerah dan PLN dalam meningkatkan kualitas pelayanan ketenagalistrikan sekaligus mendorong percepatan pembangunan di wilayah kepulauan.
Melalui sinergi yang berkelanjutan, ketersediaan energi listrik diharapkan semakin mampu mendukung terwujudnya Sabu Raijua yang bangkit, maju, sejahtera, dan mandiri.