Tambolaka, FKKNews.com – Sekitar 50 kader dan anggota baru Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Sumba Barat Daya (SBD) mengikuti kegiatan Masa Perkenalan Anggota (MAPERTA) dan Konferensi Cabang (KONPERCAB) II yang berlangsung dinamis dan penuh semangat, Senin (13/4/2026).
Dalam forum tersebut, secara resmi ditetapkan kepengurusan baru DPC GAMKI Sumba Barat Daya periode 2026–2029 dengan Jack Keremata sebagai Ketua dan Eliaser Wolla Wunga sebagai Sekretaris. Momentum ini tidak sekadar menjadi agenda organisasi, tetapi juga menjadi titik awal penguatan arah gerakan pemuda di tengah dinamika pembangunan daerah.
Ketua DPD GAMKI NTT, Winston Neil Rondo, dalam arahannya menegaskan bahwa GAMKI bukan ruang bagi mereka yang ingin sekadar hadir tanpa tujuan. Ia mengingatkan bahwa organisasi ini adalah tempat pembentukan pemimpin yang dituntut untuk berpikir kritis, berani mengambil sikap, dan bekerja nyata.
“Jangan masuk GAMKI kalau hanya mau ikut-ikut atau sekadar eksis. GAMKI bukan tempat orang biasa-biasa saja. Ini ruang pembentukan pemimpin yang dilatih untuk berpikir, berani, dan bertindak,” tegasnya di hadapan peserta.
Ia juga mengapresiasi jalannya musyawarah yang berlangsung secara mufakat, sekaligus menegaskan pentingnya menjaga persatuan setelah forum berakhir.
“Setelah forum ini, tidak boleh ada lagi kubu atau kelompok. Kita berdiri dalam satu kepemimpinan. Pilihannya hanya dua: kerja nyata atau kegagalan bersama,” lanjutnya.
Di tengah pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi lokal di Sumba Barat Daya, Winston mengingatkan bahwa pemuda tidak boleh menjadi penonton di daerahnya sendiri. Ia mendorong kader GAMKI untuk tampil sebagai pelaku utama perubahan dengan membangun semangat kewirausahaan, kreativitas berbasis budaya lokal, serta karakter yang disiplin dan adaptif terhadap peluang.
Menurutnya, tanpa kesiapan tersebut, generasi muda berisiko tertinggal dalam arus perubahan yang semakin cepat.
Dalam konteks hubungan dengan pemerintah daerah, GAMKI NTT menegaskan posisinya sebagai mitra strategis yang tetap kritis dan konstruktif. Peran pemuda, kata dia, bukan hanya mendukung, tetapi juga mengawal kebijakan agar tetap berpihak pada masyarakat.
“GAMKI bukan organisasi yang hanya tepuk tangan. Kami mitra strategis sekaligus suara moral. Kalau kebijakan benar, kita dukung. Kalau tidak tepat, kita ingatkan. Iman harus hadir dalam perubahan sosial,” ujarnya.
Ketua terpilih, Jack Keremata, menyatakan kesiapan untuk menjalankan mandat organisasi dengan fokus pada penguatan kaderisasi dan kolaborasi lintas sektor. Ia menegaskan bahwa kepengurusan baru akan bekerja secara kolektif demi menghadirkan GAMKI yang aktif dan berdampak nyata.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Sumba Barat Daya, Dominikus Alphawan Rangga Kaka, perwakilan Sinode GKS Sumba Barat Daya, Pendeta Arianto Billy, serta jajaran pengurus GAMKI dari tingkat provinsi dan kabupaten.
Dengan semangat baru yang terbangun melalui forum ini, GAMKI Sumba Barat Daya diharapkan tidak hanya menjadi organisasi kepemudaan, tetapi tampil sebagai gerakan yang mampu menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat.


















































