1
1
Kupang, FKKNews.com — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Nusa Cendana (Undana) sukses menyelenggarakan Pentas Seni FKIP Undana Tahun 2026 dengan mengusung tema “Merajut Harmoni dalam Gerak, Nada, dan Kata”. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 6, 7, dan 9 Oktober 2026 dengan melibatkan mahasiswa aktif dari 18 program studi di lingkungan FKIP Undana.
Pentas Seni FKIP Undana Tahun 2026 menghadirkan tiga cabang lomba, yaitu paduan suara, tari kreasi, dan musikalisasi puisi. Ketiga cabang tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menyalurkan bakat dan minat, mengembangkan kreativitas, serta mengekspresikan gagasan melalui karya seni yang memadukan unsur gerak, nada, dan kata.
Dalam sambutannya, Dekan FKIP Undana, Prof. Dr. Drs. Malkisedek Taneo, M.Si., menyampaikan bahwa pentas seni merupakan bagian penting dari proses pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, kreativitas, dan kepekaan sosial mahasiswa.
Ia menegaskan bahwa seni memberikan ruang ekspresi yang positif bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri, menumbuhkan rasa percaya diri, serta belajar menghargai keberagaman. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat memperkuat nilai-nilai kebersamaan, disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama.
Lebih lanjut, keterlibatan mahasiswa dari 18 program studi menjadi kesempatan berharga untuk mempererat persaudaraan dan membangun hubungan yang harmonis di lingkungan FKIP Undana. Sejalan dengan tema yang diusung, kegiatan ini diharapkan mampu menyatukan beragam potensi dan kreativitas mahasiswa dalam suasana yang inklusif, kolaboratif, dan penuh semangat kebersamaan.
Dekan FKIP Undana juga berharap agar Pentas Seni Tahun 2026 tidak hanya menjadi ajang perlombaan dan pertunjukan, tetapi juga menjadi pengalaman pembelajaran yang bermakna dalam mengembangkan kemampuan berkesenian, berorganisasi, dan berkolaborasi. Dengan demikian, kegiatan ini dapat mendukung terbentuknya mahasiswa yang kreatif, berkarakter, dan mampu menghargai keberagaman dalam kehidupan akademik maupun sosial.
Sementara itu, Ketua BEM FKIP Undana, Rudi Missa, menyampaikan bahwa Pentas Seni FKIP Undana Tahun 2026 lebih dari sekadar kompetisi. Menurutnya, kegiatan ini merupakan ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri, menumbuhkan kreativitas, serta membangun keberanian dalam menampilkan karya dan gagasan melalui seni.
Ia juga menekankan bahwa pentas seni menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar menghargai perbedaan, membangun kerja sama, dan menanamkan nilai-nilai kebersamaan. Melalui seni, mahasiswa tidak hanya berkompetisi untuk meraih prestasi, tetapi juga belajar mengenai proses, kedisiplinan, tanggung jawab, dan penghargaan terhadap karya orang lain.
Dalam laporan ketua panitia, Christina Sulumasi menyampaikan bahwa penyelenggaraan Pentas Seni FKIP Undana Tahun 2026 merupakan momentum penting untuk mempererat tali persaudaraan antarmahasiswa. Keterlibatan mahasiswa dari 18 program studi diharapkan dapat menciptakan suasana kebersamaan, memperkuat solidaritas, serta membangun hubungan yang harmonis di lingkungan fakultas.
Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menyalurkan bakat dan kreativitas sekaligus memperkaya pengalaman dalam berorganisasi dan bekerja sama. Dengan demikian, pentas seni tidak hanya menjadi ajang pertunjukan dan perlombaan, tetapi juga sarana pembentukan karakter serta penguatan identitas mahasiswa FKIP Undana.
Tema “Merajut Harmoni dalam Gerak, Nada, dan Kata” merefleksikan semangat untuk menyatukan keberagaman ekspresi, kreativitas, dan potensi mahasiswa dalam satu panggung seni. Melalui paduan suara, mahasiswa menyatukan nada dan suara; melalui tari kreasi, mereka menyampaikan gagasan melalui gerak; sedangkan melalui musikalisasi puisi, mereka memadukan kekuatan kata, musik, dan penghayatan untuk menghadirkan pesan yang bermakna.
Penyelenggaraan Pentas Seni FKIP Undana Tahun 2026 menjadi salah satu upaya BEM FKIP Undana dalam mendorong terciptanya lingkungan kampus yang kreatif, inklusif, dan harmonis. Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman berkesenian yang mampu mengembangkan kepekaan, membentuk karakter, dan meningkatkan kemampuan berkolaborasi.
Dengan semangat kebersamaan, Pentas Seni FKIP Undana Tahun 2026 diharapkan dapat meninggalkan kesan positif bagi seluruh peserta serta menjadi momentum untuk terus menumbuhkan kreativitas, mempererat persaudaraan, dan merawat harmoni di lingkungan FKIP Universitas Nusa Cendana.(FKK02)