Popular Posts

ccccc1

SEKDA LEPAS 41 ANGGOTA KONTINGEN SABU RAIJUA, TITIPKAN HARAPAN PRESTASI DI POPDA 2026

Sabu Raijua,FKKNews – Selasa, 20 Oktober 2026. Sekretaris Daerah Kabupaten Sabu Raijua, Septenius M. Bule Logo, S.H., M.Hum., secara resmi melepas kontingen Kabupaten Sabu Raijua yang akan mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Kriket Tahun 2026. Kegiatan pelepasan berlangsung di Dermaga Seba dan dihadiri perwakilan Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga, perwakilan KONI Kabupaten Sabu Raijua, pelatih, ofisial, serta para atlet.
Pelepasan ini menjadi momentum bagi para atlet untuk membawa nama baik Kabupaten Sabu Raijua sekaligus menunjukkan kemampuan terbaik dalam kompetisi olahraga tingkat provinsi.
POPDA VIII NTT dijadwalkan berlangsung di Kupang pada 22–26 Oktober 2026. Ajang ini menjadi kesempatan bagi para atlet pelajar untuk mengukur kemampuan, meningkatkan pengalaman bertanding, serta membuka peluang menuju kompetisi tingkat nasional. Sementara itu, Kejurprov Kriket menjadi bagian dari upaya pembinaan dan penjaringan atlet untuk menghadapi kompetisi yang lebih tinggi, termasuk persiapan menuju PON XXII Tahun 2028.
Kontingen Kabupaten Sabu Raijua yang diberangkatkan berjumlah 41 orang, terdiri atas sembilan atlet kriket, enam atlet atletik, lima atlet pencak silat, empat atlet Shorinji Kempo, tiga atlet taekwondo, tiga atlet tinju, serta 11 pelatih dan ofisial.
Dalam sambutannya, Sekda Septenius menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga, KONI, para pelatih, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan kontingen untuk mengikuti kompetisi tersebut.
Ia menegaskan bahwa kesempatan mewakili Kabupaten Sabu Raijua merupakan sebuah kehormatan yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Karena itu, para atlet diminta mempersiapkan diri secara maksimal, menjaga disiplin, serta menunjukkan semangat juang selama mengikuti pertandingan.
Sekda juga menekankan bahwa prestasi harus diraih dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas, menghormati lawan, dan menaati arahan pelatih maupun ofisial.
Menurutnya, kemenangan merupakan harapan bersama, tetapi sikap disiplin, kejujuran, dan semangat pantang menyerah menjadi bagian penting dalam membentuk atlet yang berkualitas dan berkarakter.
Sekda turut menyampaikan kebanggaannya terhadap potensi olahraga yang dimiliki Kabupaten Sabu Raijua. Ia menilai potensi tersebut perlu terus dikembangkan melalui pembinaan yang terarah dan berkelanjutan agar semakin banyak atlet daerah yang mampu bersaing pada tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional.
Pengalaman sejumlah atlet Sabu Raijua yang telah mengikuti kompetisi hingga ke luar negeri menjadi salah satu bukti bahwa putra-putri daerah memiliki peluang untuk berkembang dan meraih prestasi lebih tinggi apabila didukung dengan latihan, pendampingan, serta kesempatan bertanding yang memadai.
Lebih lanjut, Sekda mengingatkan seluruh anggota kontingen agar menjaga kekompakan, kesehatan, dan kondisi fisik maupun mental selama mengikuti pertandingan. Para atlet juga diminta menjaga sikap dan perilaku serta membawa nama baik Kabupaten Sabu Raijua di mana pun berada.
Kepada para pelatih dan ofisial, ia berpesan agar memberikan pendampingan dan perhatian penuh terhadap kebutuhan serta keselamatan atlet selama perjalanan maupun selama berlangsungnya kompetisi.
Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua berharap keikutsertaan dalam POPDA VIII NTT dan Kejurprov Kriket Tahun 2026 tidak hanya menjadi ajang untuk meraih medali, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan generasi muda yang sehat, disiplin, berkarakter, dan berdaya saing.
Dengan semangat kebersamaan dan dukungan seluruh masyarakat, kontingen Kabupaten Sabu Raijua diharapkan mampu menampilkan performa terbaik, meraih prestasi yang membanggakan, serta membawa nama daerah semakin dikenal melalui bidang olahraga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *