Sabu Raijua,FKKNews.com – Jumat, 30 Oktober 2026. Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua terus memperkuat perhatian terhadap kesehatan mental aparatur sipil negara (ASN) melalui Sosialisasi Kesehatan Jiwa bagi ASN lingkup Pemkab Sabu Raijua yang berlangsung di teras depan Kantor Bupati Sabu Raijua.
Kegiatan yang dilaksanakan usai senam bersama ini diikuti Wakil Bupati Sabu Raijua, Ir. Thobias Uly, M.Si., Sekretaris Daerah Septenius M. Bule Logo, S.H., M.Hum., Plt. Asisten III, para pimpinan OPD, ASN dan PPPK. Sosialisasi menghadirkan Dokter Shinta, Sp.Kj., dari Klinik Dewanta Health Care Kupang.
Wakil Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dokter Shinta atas sinergi dan kepeduliannya dalam memberikan edukasi kesehatan jiwa bagi ASN. Ia berharap sosialisasi ini membantu aparatur mengenali kondisi diri, mengelola waktu dan tekanan pekerjaan, serta mencegah stres yang dapat memengaruhi kinerja.
Dalam pemaparannya, Dokter Shinta mengapresiasi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua terhadap kesehatan mental dan jiwa masyarakat maupun ASN. Bahkan, ia menilai Sabu Raijua berpotensi menjadi daerah percontohan (pilot project) dalam upaya peningkatan kepedulian terhadap kesehatan jiwa.
Ia menjelaskan bahwa stres merupakan hal yang dapat dialami setiap orang, tetapi kemampuan mengelolanya berbeda-beda. Karena itu, ASN perlu mengenali tanda-tanda awal gangguan kesehatan jiwa, seperti kejenuhan berkepanjangan, gangguan tidur, kecemasan, mudah marah, menarik diri dari lingkungan sosial, hingga keluhan fisik yang berkaitan dengan kondisi psikologis.
Dokter Shinta juga mengingatkan agar ASN tidak memberikan stigma atau diskriminasi terhadap orang dengan gangguan jiwa. Menurutnya, kesehatan jiwa sama pentingnya dengan kesehatan fisik dan perlu mendapatkan perhatian serta penanganan yang tepat sejak dini.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Sabu Raijua berharap terbangun lingkungan kerja yang lebih sehat, peduli, dan suportif, sehingga ASN dapat menjaga keseimbangan antara pekerjaan, kehidupan keluarga, dan kesehatan mental demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.