Beranda News Hadiri Syukuran Pengukuhan Kepala Suku Natadu di Desa Bebae, Bupati Krisman Riwu...

Hadiri Syukuran Pengukuhan Kepala Suku Natadu di Desa Bebae, Bupati Krisman Riwu Kore Minta Untuk Utamakan Kebersamaan

155

Seba, FKKNews.com — Bupati Sabu Raijua, Krisman B. Riwu Kore, SE., MM, menghadiri acara syukuran pengukuhan Kepala Suku Natadu yang berlangsung di Desa Bebae, Kecamatan Sabu Timur, Rabu (23/4/2025). Acara yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sabu Raijua, Asisten I Sekda, tokoh agama, para kepala suku, serta masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Sabu Raijua Krisman Riwu Kore menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua memposisikan diri sebagai orang tua bagi semua suku yang ada di daerah tersebut. Ia berharap agar seluruh suku dapat hidup dalam keharmonisan dan tetap menjaga identitas sebagai Do Hawu (Orang Sabu).

“Perselisihan pendapat dalam kehidupan bermasyarakat itu hal yang wajar, tetapi sebagai sesama Do Hawu, kita harus selalu mengedepankan kebersamaan dalam mencari solusi terbaik. Kita harus menciptakan kedamaian dan kerukunan baik di dalam maupun antar suku. Jika kita bersatu, maka berkat Tuhan akan selalu menyertai,” ujarnya.

Ia mengucapkan selamat kepada Kepala Suku dan Wakil Kepala Suku Natadu yang baru saja dikukuhkan. Ia berharap agar dalam memimpin, para kepala suku senantiasa diberikan hikmat oleh Tuhan, sehingga setiap persoalan yang muncul dapat diselesaikan dengan bijak.

Diakhir sambutannya, Bupati menekankan pentingnya sinergi antara para pemangku adat dengan pemerintah daerah dalam upaya membangun masyarakat Sabu yang sejahtera dan berbudaya.

Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah, mencerminkan semangat kebersamaan dan penghormatan terhadap nilai-nilai adat yang terus dijaga di tengah masyarakat Sabu Timur.(FKK03)

Artikulli paraprakWali Kota Christian Widodo Hadiri Penerimaan Peserta Prosesi Paskah Pemuda GMIT 2025
Artikulli tjetërGubernur NTT Melki Laka Lena Hadiri Launching Sekolah Keberagaman Yang Dirintis Oleh Komunitas Peacemaker Kupang