Beranda Sumba PBVSI SBD Gelar Pelatihan Wasit, Persiapkan SDM untuk Pimpin Pertandingan Tingkat Provinsi

PBVSI SBD Gelar Pelatihan Wasit, Persiapkan SDM untuk Pimpin Pertandingan Tingkat Provinsi

59
Suasana Pelatihan Wasit yang diselenggarakan Pengkab PBVSI SBD di Tambolaka
Suasana Pelatihan Wasit yang diselenggarakan Pengkab PBVSI SBD di Tambolaka

Tambolaka, FKKNews.com – Pengurus Kabupaten Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia Kabupaten Sumba Barat Daya (Pengkab PBVSI SBD) menggelar pelatihan wasit daerah berlisensi C di Tambolaka, kamis (15/1/2026).

Pelatihan tersebut berlangsung selama 4 hari yakni dari tanggal 14-17 januari 2026 dan diikuti 17 peserta, langkah tersebut dilakukan Pengkab PBVSI SBD sebagai langkah awal lahirnya pengadil lapangan voli profesional dari Kabupaten Sumba Barat Daya.

Wakil Ketua Pengprov PBVSI NTT, Martinus Mangi yang dimintai keterangannya di sela-sela pelatihan, mengapresiasi langkah yang di ambil Pengkab PBVSI SBD, menurutnya terobosan tersebut perlu di tiru oleh Pengkab PBVSI kabupaten lainnya di NTT.

Martinus yang juga wasit ternama NTT ini menegaskan bahwa pentingnya pelatihan wasit karena selain menambah wawasan tentang peraturan, para wasit juga diakui karena memperoleh lisensi.

Selain itu, para wasit yang mengikuti pelatihan peluangnya makin terbuka untuk bisa memimpin pertandingan tingkat provinsi seperti pekan olahraga provinsi maupun turnamen Ben Mboi Memorial Cup, “untuk memimpin pertandingan skala provinsi tentunya sudah bisa, namun itu tergantung pemantauan kabid perwasitan dan PBVSI SBD, jadi tidak otomatis,” kata Martinus.

“Andaikan BMMC jadi diselenggarakan di SBD, karena memang saat ini sedang di rencanakan di sana, dan juga kesiapan pemerintah daerah maka para wasit ini tentu akan dipakai memimpin pertandingan nanti,”. tambahnya lagi.

Sosok yang akrab disapa Umbu Martinus ini berharap agar peserta menimba ilmu yang didapatkan selama pelatihan dan dilaksanakan di lapangan, “kami tentunya akan terus mendukung teman-teman agar bertindak secara profesional, berpegang pada aturan, sehingga pertandingan yang di tonton masyarakat luas dan di pimpin oleh wasit berlisensi, mereka bukan hanya sekedar memimpin namun benar-benar di akui bukan hanya oleh PBVSI tapi juga oleh masyarakat luas,” ujarnya.

Lebih lanjut Umbu Martinus menambahkan bahwa pelatihan tersebut merupakan langkah awal, karena secara regulasi minimal 2 tahun baru bisa mengambil lisensi berikutnya, tentu berdasarkan pemantauan PBVSI dan Kabid perwasitan.

Sementara itu Ketua PBVSI NTT, Winston Rondo menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten SBD, KONI SBD, PBVSI SBD yang telah menginisiasi dan menggelontorkan anggaran untuk melaksanakan pelatihan tersebut.

“Yang dilakukan SBD harus menjadi contoh bagi PBVSI di kabupaten/kota di NTT, terima kasih kepada ibu Bupati, Bapak Wakil Bupati, Ketua DPRD dan anggota, KONI SBD dan PBVSI SBD, terima kasih sudah beri ruang bagi para wasit mengembangkan kompetensi, terima kasih sudah memberikan anggaran, semoga Voli di SBD semakin maju,” tutup wakil ketua komisi V DPRD NTT ini. (FKK02)

Artikulli paraprak2 Hari Lagi GAMKI NTT, Sinode GMIT dan CIS Timor Gelar Natal Bersama di Kabupaten Kupang
Artikulli tjetërSabu Raijua Dapat Tambahan 45 Hektar Tambak Garam, Dikelola Koperasi untuk  Kesejahteraan Masyarakat dan Peningkatan PAD

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini