Popular Posts

Wakil Gubernur NTT Jhoni Asadoma ketika memantau Gerai NTT Mart Sumba Timur di Waingapu, Jumat (23/1)

Wagub Johni Asadoma Resmikan NTT Mart di Sumba Timur, Akses Pasar UMKM Diperluas

Waingapu, FKKNews.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mendorong transformasi ekonomi daerah berbasis potensi lokal melalui penguatan ekosistem pemasaran produk IKM dan UMKM. Komitmen tersebut ditandai dengan Peluncuran NTT Mart by Dekranasda Kabupaten Sumba Timur yang berlangsung di NTT Mart, Jalan Ahmad Yani, Waingapu, pada Kamis (22/01/2026) sore.

Peluncuran NTT Mart secara resmi dilakukan oleh Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, didampingi Wakil Bupati Sumba Timur, Yonathan Hani.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forkopimda Kabupaten Sumba Timur, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Timur Umbu Ngadu Damu, para Pimpinan Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Sumba Timur, Anggota DPRD Kabupaten Sumba Timur, Bupati Sumba Timur Periode 2010–2021 Gidion Mbilijora, Ketua Dekranasda Kabupaten Sumba Timur, Diana Novita, Kepala Bidang Pengembangan dan Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT, Herlyn Silvy Manafe, serta para pelaku IKM dan UMKM.

Wakil Gubernur menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam peluncuran NTT Mart. Menurutnya, kehadiran NTT Mart mencerminkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun NTT.

“NTT Mart bukan sekadar toko modern, tetapi platform pemasaran produk lokal yang menghubungkan UMKM, petani, nelayan, dan pengrajin NTT dengan pasar nasional hingga internasional,” tegas Wagub Johni yang baru saja menyelesaikan program Doktoralnya di Undana Kupang ini.

Mantan Kapolda NTT ini juga menekankan bahwa hilirisasi produk lokal menjadi strategi penting untuk menciptakan nilai tambah, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Politisi Partai Gerindra ini mengajak seluruh masyarakat NTT untuk berbelanja di NTT Mart sebagai wujud dukungan masyarakat membangun Nusa Tenggara Timur, “Berbelanja di NTT Mart berarti ikut membangun NTT,” pinta Wagub Johni.

Sementara itu, Wakil Bupati Sumba Timur, Yonathan Hani menyampaikan rasa bangga atas hadirnya NTT Mart sebagai gerai modern pertama di kabupaten itu yang memberi ruang bagi pelaku IKM dan UMKM.

“NTT Mart hadir sebagai wadah dan ruang perjuangan bagi para pelaku IKM dan UMKM yang selama ini berjuang secara sunyi menopang ekonomi keluarga. Ini menjadi solusi nyata bagi penguatan UMKM di Sumba Timur,” ujar Politisi NasDem ini.
.
Dalam laporannya, Kabid Pengembangan dan Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT, Herlyn Silvy Manafe, menjelaskan bahwa NTT Mart merupakan wujud nyata transformasi ekosistem perdagangan daerah menuju sistem pemasaran yang modern, efisien, dan berdaya saing.

“Ini sejalan dengan Dasa Cita Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, khususnya Dasa Cita 1: Dari Ladang dan Laut ke Pasar yang Efisien, Modern, dan Aman Mendukung Hilirisasi, serta implementasi Program Prioritas Ayo Bangun NTT melalui Gerakan Beli Produk NTT,” jelas Herlyn.

NTT Mart by Dekranasda Kabupaten Sumba Timur dikelola dengan konsep etalase modern yang menampilkan produk IKM dan UMKM, sekaligus berfungsi sebagai platform pembelajaran bisnis dan gerbang menuju perluasan pasar digital.

Produk yang dipasarkan meliputi pangan olahan kemasan, kriya berbasis kearifan lokal, fashion etnik modern, tenun ikat, kopi bubuk Arabika dan Robusta, minuman herbal, olahan pangan berbasis umbi-umbian dan pisang, serta kerajinan bambu.

Setelah membuka NTT Mart, Wagub Johni Asadoma meninjau area penjualan dan melakukan pembelian produk IKM–UMKM. Ia juga meninjau Gedung NTT Mart yang dilengkapi fasilitas pendukung, antara lain ruang kuliner, ruang pengemasan, cafe, studio media dan podcast, ruang tenun dan menjahit, ruang digital, serta dua ruang pelatihan bagi pelaku IKM dan UMKM. (ADP/FKK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *