Popular Posts

IMG 20260127 WA0040

PP GMKI Tawarkan Penguatan Kepemimpinan dan Jejaring Nasional bagi Mahasiswa UNKRISWINA Sumba

Waingapu, FKKNews.com – Penguatan identitas, kepemimpinan, dan daya kritis pemuda di tengah derasnya arus digital menjadi fokus utama Seminar Nasional bertema “Identitas dan Panggilan Pemuda di Era Digital” yang digelar di Kampus Universitas Kristen Wira Wacana (UNKRISWINA) Sumba, Selasa (27/1/2026).

Seminar ini menghadirkan Ketua Umum PP Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Prima Surbakti, ST, sebagai narasumber utama, bersama Ketua Umum DPP Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Sahat Martin Philip Sinurat, ST., MT. dan Wakil Ketua Komisi V DPRD NTT, Winston Rondo. Kegiatan diikuti ratusan mahasiswa UNKRISWINA Sumba, kader GMKI–GAMKI, pemuda gereja, serta civitas akademika.

Dalam paparannya, Ketua Umum PP GMKI Prima Surbakti menegaskan bahwa tantangan terbesar pemuda saat ini bukan sekadar penguasaan teknologi, tetapi krisis identitas, arah hidup, dan kepemimpinan di era digital yang serba cepat.

“Digitalisasi memberi banyak peluang, tetapi juga bisa menggerus nilai, integritas, dan kepekaan sosial jika tidak disertai kesadaran identitas dan tanggung jawab moral,” tegas Prima di hadapan mahasiswa UNKRISWINA Sumba.

Ia menekankan, GMKI hadir bukan hanya sebagai organisasi mahasiswa, tetapi sebagai ruang kaderisasi kepemimpinan yang menyiapkan mahasiswa menjadi pemimpin masa depan yang berintegritas, kritis, dan berakar pada nilai iman serta kebangsaan.

Tawaran GMKI untuk Mahasiswa UNKRISWINA Sumba

Dalam forum tersebut, Prima Surbakti memaparkan sejumlah tawaran konkret GMKI bagi mahasiswa UNKRISWINA Sumba, antara lain:

1. Penguatan kapasitas kepemimpinan mahasiswa, melalui pelatihan kaderisasi berjenjang GMKI.

2. Pengembangan daya kritis dan nalar kebangsaan, agar mahasiswa tidak terjebak dalam polarisasi dan disinformasi digital.

3. Ruang advokasi dan pengabdian sosial, yang mendorong mahasiswa terlibat langsung dalam isu-isu kemasyarakatan.

4. Jejaring nasional GMKI, yang membuka akses pengembangan diri, kepemimpinan, dan kolaborasi lintas daerah.

“Mahasiswa UNKRISWINA Sumba harus berani tampil, bukan hanya sebagai pengguna teknologi, tetapi sebagai pemimpin yang mampu memberi arah dan solusi bagi masyarakat,” ujar Prima.

Sinergi Pendidikan dan Kepemudaan
Seminar nasional ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara DPP GAMKI dan pihak UNKRISWINA Sumba, sebagai bentuk komitmen bersama dalam penguatan pendidikan, kaderisasi, dan pengembangan kepemudaan di Nusa Tenggara Timur, khususnya Pulau Sumba.

Ketua Umum DPP GAMKI Sahat Sinurat menegaskan bahwa kampus dan organisasi kepemudaan harus berjalan beriringan dalam menyiapkan generasi muda yang unggul secara intelektual, matang secara karakter, dan kuat secara nilai.

“Pendidikan tinggi tidak cukup hanya melahirkan sarjana, tetapi pemimpin yang punya kepekaan sosial dan tanggung jawab kebangsaan,” katanya.

Konsolidasi Organisasi dan Regenerasi
Usai agenda akademik, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan konsolidasi internal organisasi. Ketua Umum DPP GAMKI memimpin rapat konsolidasi DPC GAMKI se-daratan Sumba, sementara Ketua Umum PP GMKI menggelar diskusi internal bersama anggota GMKI Waingapu, BPC, dan para senior GMKI.

Diskusi internal tersebut juga membahas penguatan kapasitas kader serta agenda strategis pembentukan Perkumpulan Senior GMKI sebagai bagian dari kesinambungan gerakan lintas generasi.

Rangkaian kegiatan hari kedua ditutup dengan silaturahmi dan ramah tamah bersama civitas akademika UNKRISWINA Sumba, senior organisasi, serta tokoh lintas sektor, dalam suasana kekeluargaan.

Seminar ini diharapkan menjadi momentum penting bagi mahasiswa UNKRISWINA Sumba untuk meneguhkan identitas diri, memperkuat kepemimpinan, dan mengambil peran strategis dalam menjawab tantangan era digital secara bertanggung jawab. (FKK02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *