1
1
1
2
3
Ruteng, FKKNews.com – Kegiatan Pelatihan Master of Ceremony (MC) dan Multimedia berbasis handphone yang digelar oleh Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia NTT bersama Klasis Flores Barat berlangsung di GMIT Imanuel Ruteng, Rabu (18/3/2026), dengan melibatkan 10 gereja dan sekitar 50 peserta dari berbagai jemaat di wilayah tersebut.
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua DPD GAMKI NTT Winston Rondo, Anggota DPRD NTT Shelin Lana, Ketua Klasis Flores Barat Pdt. Mega Patriyani, Ketua DPC GAMKI Manggarai Jimmy Mesakh, serta para pendeta dan pelayan jemaat se-Klasis Flores Barat.
Ketua DPD GAMKI NTT, Winston Rondo, dalam sambutannya menegaskan bahwa pelatihan ini memiliki sedikitnya empat manfaat strategis bagi penguatan pelayanan gereja di era digital.
Pertama, pelatihan ini membentuk pelayan ibadah yang mampu menuntun jemaat masuk dalam suasana perjumpaan dengan Tuhan, bukan sekadar tampil di depan.
Kedua, meningkatkan kualitas MC gereja agar lebih liturgis, komunikatif, dan berwibawa, sehingga ibadah berlangsung tertib dan penuh makna.
Ketiga, mendorong pemanfaatan teknologi melalui multimedia berbasis handphone sebagai alat pelayanan, edukasi, dan penguatan iman jemaat, bukan sekadar hiburan.
Keempat, menciptakan kader-kader muda gereja yang siap menjadi penggerak pelayanan di jemaat masing-masing, terutama dalam menjawab kebutuhan generasi milenial dan Gen Z.
“Ini bukan sekadar pelatihan teknis, tetapi ruang pembentukan pelayan gereja yang akan berdiri di depan umat untuk menuntun, bukan untuk dilihat,” tegas Winston.
Ia juga menekankan bahwa gereja tidak boleh tertinggal dalam perkembangan teknologi komunikasi. Multimedia berbasis handphone, menurutnya, telah menjadi alat pelayanan baru yang strategis jika digunakan secara tepat untuk kesaksian dan penguatan iman jemaat.
Selain itu, Winston mengajak seluruh peserta untuk mengikuti pelatihan secara serius dan tidak setengah-setengah, karena dari kegiatan ini diharapkan lahir generasi pelayan gereja yang berdampak di jemaat masing-masing.
Sementara itu, Ketua DPC GAMKI Manggarai, Jimmy Mesakh, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara GAMKI NTT, GAMKI Manggarai, dan Klasis Flores Barat dengan tujuan utama meningkatkan kapasitas generasi muda gereja, khususnya di bidang MC dan multimedia.
Ia juga mengungkapkan bahwa pelaksanaan kegiatan sempat diwarnai kekhawatiran akibat cuaca buruk yang berdampak pada transportasi, namun seluruh rangkaian akhirnya dapat terlaksana dengan baik. Jimmy menegaskan bahwa keterampilan yang diperoleh peserta diharapkan dapat mendukung pelayanan gereja agar pesan firman Tuhan dapat disampaikan dengan lebih baik dan efektif kepada jemaat.
Anggota DPRD NTT, Shelin Lana, turut memberikan apresiasi atas inisiatif kegiatan tersebut. Ia menilai pelatihan ini sebagai langkah kreatif yang berdampak langsung terhadap kualitas pelayanan gereja, sekaligus memperkuat peran generasi muda dalam kehidupan bergereja.
Di sisi lain, Ketua Majelis Klasis Flores Barat, Pdt. Mega Silvia Palpialy-Manggoa, S.Th., menyampaikan bahwa gereja perlu terus berinovasi dalam pelayanan agar tetap relevan dengan perkembangan zaman. Pelatihan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas peribadahan, khususnya dalam menjangkau generasi muda.
Secara umum, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas generasi muda gereja dalam bidang komunikasi publik dan pengelolaan multimedia, sehingga pelayanan gereja menjadi lebih hidup, tertib, dan berdampak luas.
Dengan keterlibatan 10 gereja dan puluhan peserta, pelatihan ini diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi berlanjut pada implementasi nyata di setiap jemaat, sehingga melahirkan pelayan-pelayan gereja yang kreatif, siap, dan relevan dengan tantangan zaman.