Tambolaka, FKKNews.com – Setelah sempat vakum selama kurang lebih 16 tahun, Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Sumba Barat Daya (SBD) akhirnya kembali bangkit. Momentum ini ditandai dengan dibukanya secara resmi kegiatan Masa Perkenalan Anggota (Maperta) dan Konferensi Cabang (Konfercab) oleh Wakil Bupati Sumba Barat Daya, Dominikus Alphawan Rangga Kaka, Minggu (12/4/2026).
Kebangkitan ini menjadi titik balik penting bagi peran pemuda Kristen di Bumi Loda Wee Maringi Pada Wee Malala, setelah terakhir kali aktivitas GAMKI tercatat berjalan pada tahun 2010.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah menyambut baik hadirnya kembali GAMKI sebagai bagian dari kekuatan pemuda yang dapat berkontribusi dalam pembangunan daerah.
“Kita membutuhkan pemuda yang tidak hanya aktif, tetapi mampu menjadi agen perubahan. GAMKI harus hadir sebagai kekuatan yang membawa solusi dan pembaruan di tengah masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi daerah seperti kemiskinan, stunting, dan pengangguran, yang menurutnya membutuhkan keterlibatan aktif generasi muda.
“Pemuda harus memiliki integritas, kepedulian sosial, dan keberanian untuk mengambil peran dalam menjawab persoalan-persoalan tersebut,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Wabup mengingatkan agar momentum kebangkitan ini tidak berhenti sebagai seremoni semata, tetapi menjadi awal dari gerakan yang konsisten dan terarah.
“Belajar dari masa lalu, kita harus membangun organisasi yang sehat, memperkuat komitmen, dan memastikan GAMKI terus bergerak ke depan,” pesannya.
Kegiatan ini juga menjadi ruang pembentukan karakter bagi kader baru melalui Maperta, sekaligus forum strategis dalam Konfercab untuk melahirkan kepemimpinan baru dan merumuskan program kerja yang berdampak nyata.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPD GAMKI NTT, Winston Neil Rondo, Wakil Sekretaris GAMKI NTT Elvis Sabaath, perwakilan Sinode, caretaker GAMKI SBD, serta sejumlah unsur lembaga dan mitra strategis lainnya.
Dengan bangkitnya kembali GAMKI Sumba Barat Daya, diharapkan organisasi ini mampu menjadi motor penggerak pemuda yang tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga menghadirkan kontribusi nyata bagi pembangunan dan masa depan daerah.


















































