1
1
Kalabahi, FKKNesw.com – Suasana jelang Musda mulai terasa panas pasca salah satu kader partai Golkar Yahya Bolang, S.Sos menyatakan sikap untuk bertarung sebagai bakal calon Ketua, kini salah satu Kader Partai Golkar yang juga saat ini menjabat sebagai Anggota DPRD Kabupaten Alor, Gabriel J. Laumakiling, ST, resmi menyatakan diri maju sebagai bakal calon Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Alor pada Musyawarah Daerah (Musda) periode 2026-2031 yang akan dilaksanakan pada Tanggal 30 Juni 2026 mendatang.
Menurutnya Musyawarah Daerah (Musda) merupakan momentum penting bagi partai Golkar untuk melakukan konsolidasi organisasi sekaligus memilih pemimpin yang mampu untuk membawa partai golkar meraih kejayaan dan dicintai masyarakat.
“Untuk itu saya berharap musda harus dimaknai sebagai ajang demokrasi yang bermartabat, bukan menjadi arena perpecahan,” ujarnya kepada media ini, (Sabtu/06/2026).
Dijelaskan Gabriel bahwa sebagai kader partai golkar semua berhak dan mempunyai kesempatan yang sama untuk mengambil bagian dalam kompetisi pemilihan pemimpin yang baru, ya denga begitu kita menunjukan bahwa sebenarnya proses pengkaderan di partai golkar selama ini berjalan baik dan akhirnya mampu menyodorkan kader kader terbaik golkar dalam ajang Musda kali ini, ini satu kebanggan bagi kita sebagai kader kader partai golkar.
“Tentang terpilih atau tidak jadi soal, yang pasti bahwa siapapun yang terpilih menjadi pimpinan harus merangkul semua pengurus tanpa membedakan kelompok dan memperkuat struktur partai sampai ke tingkat kecamatan Desa, melakukan komunikasi yg terbuka, transparan, akuntabilitas serta profesionalitas dikedepankan, bukan didasarkan atas suka atau tidak suka, tetapi harus mampu merangkul semua untuk kepentingan partai semata-mata,” jelasnya.
Sebagai kader partai Gabriel mengajak semua kader mari kita menghormati proses yang tentu berjalan sesuai aturan dan ketentuan partai, menjaga keutuhan dan persaudaraan dan menerima hasil MUSDA dengan jiwa besar karena sesungguhnya kepentingan Partai Golkar jauh lebih penting dari kepentingan pribadi atau kelompok semata.
“Dan juga kedepan pemimpin yg baru harus juga menaikan elektabilitas partai, memperjuangkan aspirasi rakyat dan juga harus mampu meraih kemenangan pada semua jenis pemilihan dari tingkatan pusat hingga sampai ke daerah sehingga partai golkar dapat dipercaya oleh masyarakat dan menjadi jembatan bagi masyarakat menuju sejahtera,” tutupnya. (FKK/Eka Blegur).