1
1
1
2
3
Kalabahi, FKKNews.com Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Alor resmi membuka pendaftaran bakal calon Ketua DPD periode 2026-2031, pada Senin (29/06/2026). Sekretariat DPD di Kalabahi langsung berubah jadi arena. Dan begitu dibuka, empat kekuatan langsung tancap gas.
Ini bukan sekadar pendaftaran, ini pertarungan ide, pengalaman, dan darah muda untuk memimpin Golkar Bumi 1000 Moko.
Tiga kader pertama menyerahkan berkas di hadapan Ketua Panitia Zet B. Kolly dan Sekretaris Partai Hasbiran Djahi.
Pertama, Sulaiman Sings, S.H, Politisi Senior, Mantan Ketua Golkar Alor, Anggota DPRD 4 Periode. Nama besar, jam terbang tinggi, dan wibawa yang sudah teruji di panggung Alor, Manejemen Kepemimpinan yang tidak diragukan lagi, sosok yang ramah, komunikasi terbuka dan rendah hati yang diisukan salah satu Calon yang paling Kuat.
Kedua, Gabriel J. Laumakiling, ST Anggota DPRD Alor. Energi legislatif, vokal, dan membawa narasi kader muda yang siap gaspol.
Ketiga, Yahya Edison Bolang, S.Sos, Kader Loyalis, Wakil Ketua DPD Golkar Alor. Tulang punggung struktur, dekat ke akar rumput, dan paham denyut mesin partai sampai ke desa.
Berkas ketiganya diterima Senin (29/06/2026). Suasana langsung panas, kader hilir mudik, diskusi meledak di teras sekretariat.
Dinamika makin membara saat satu nama mengejutkan muncul, ia adalah kader perempuan Aksa Y. Blegur yang akrap disapa Nita Blegur, Ketua DPD Golkar Alor saat ini, resmi ikut mendaftar.
“Iya, Beliau juga masuk mendaftar,” kata salah satu bakal calon usai mendaftar, kepada media ini melalui pesan singkat WhatsApp pasa Senin (29/06/2026).
Dengan masuknya Nita Blegur, peta Musda 30 Juni 2026 berubah total. Ada senioritas Sings, ada militansi Gabriel, ada soliditas Bolang, dan ada kekuatan petahana Nita. Empat karakter, empat strategi, satu target untuk memimpin Golkar Alor.
“Ini pertanda baik. Artinya pengkaderan jalan, kompetisi hidup, dan Golkar Alor tidak kehabisan pemimpin,” ujar salah satu calon Ketua.
30 Juni nanti, panggung Musda dipastikan mendidih. Siapa yang akan dipercaya mengibarkan bendera kuning lebih tinggi di Alor? Tunggu dentuman palu Musda. (FKK/Eka Blegur)