1
1
1
2
3
Seba, FKKNews.com – Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah. Salah satunya melalui sinergi dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sabu Raijua yang membahas rencana peresmian Madrasah Ibtidaiyah (MI) An-Nur Seba sekaligus pengembangan sejumlah program pendidikan bagi masyarakat.
Hal tersebut mengemuka saat Bupati Sabu Raijua, Krisman B. Riwu Kore, S.E., M.M., menerima kunjungan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sabu Raijua, Melkianus T. Rensini, beserta jajarannya di Ruang Kerja Bupati, Selasa (7/7).
Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas kesiapan peresmian MI An-Nur Seba serta langkah-langkah strategis untuk memperkuat pendidikan keagamaan di Kabupaten Sabu Raijua.
Selain membahas madrasah, Bupati Krisman juga memaparkan berbagai program prioritas pemerintah daerah di sektor pendidikan. Salah satunya adalah program seragam sekolah gratis bagi peserta didik jenjang SD, SMP, hingga SMA.
“Program seragam gratis ini dihadirkan untuk meringankan beban ekonomi orang tua dalam memenuhi kebutuhan sekolah anak-anak. Kami ingin memastikan seluruh peserta didik mendapatkan dukungan yang layak agar mereka makin semangat belajar,” ujar Bupati Krisman.
Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan rencana menghadirkan Program Sekolah Rakyat di Kabupaten Sabu Raijua. Menurutnya, sebagai daerah yang berada di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T), masyarakat membutuhkan akses pendidikan yang semakin luas dan merata.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua terus membangun komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat agar program tersebut dapat direalisasikan. Kehadiran Sekolah Rakyat diharapkan memberi kesempatan lebih besar bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh pendidikan yang layak tanpa terbebani biaya.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Krisman juga menyatakan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung peningkatan sarana dan prasarana MI An-Nur Seba melalui program revitalisasi, sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih nyaman dan representatif.
Sebagai tindak lanjut, Bupati meminta Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sabu Raijua segera berkoordinasi secara teknis dengan Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (PKO) agar seluruh rencana yang telah dibahas dapat segera diwujudkan.
Kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua dan Kementerian Agama ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam menghadirkan layanan pendidikan yang semakin berkualitas, inklusif, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.