1
1
Kupang, FKKNews.com – SMA Negeri 1 Rote Timur menunjukkan semangat juang setelah bangkit dari ketertinggalan dan menaklukkan SMKN 5 Kupang dengan skor 3–1 dalam Turnamen Bola Voli Antarpelajar GAMKI–PBVSI Cup I Tahun 2026.
Dalam pertandingan tersebut, SMA Negeri 1 Rote Timur kehilangan set pertama dengan skor 22–25. Namun, tim asuhan Nahor Rissi mampu bangkit dan merebut tiga set berikutnya dengan skor 25–20, 25–19, dan 25–14.
Meski mengakhiri pertandingan dengan kemenangan, Pelatih SMA Negeri 1 Rote Timur, Nahor Rissi, mengakui bahwa penampilan anak asuhnya belum sesuai dengan ekspektasi. Rasa gugup pada awal pertandingan menjadi salah satu faktor yang memengaruhi permainan tim.
Nahor bersyukur atas kemenangan tersebut, tetapi menegaskan bahwa hasil positif itu tidak boleh menutupi sejumlah kekurangan yang masih harus dibenahi.
“Puji Tuhan, kami bersyukur karena bisa memenangkan pertandingan ini. Tetapi, kalau melihat penampilan anak-anak di lapangan, khususnya pada set pertama, memang belum sesuai dengan apa yang kami harapkan. Mereka masih terlihat grogi sehingga permainan tidak berkembang dengan baik,” ungkapnya.
Menurutnya, secara materi pemain, SMA Negeri 1 Rote Timur memiliki potensi yang cukup baik. Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya terlihat ketika para pemain menghadapi tekanan pertandingan yang sesungguhnya.
“Kalau dari segi materi pemain, kami punya potensi yang cukup bagus. Hanya saja, ini merupakan pengalaman pertama mereka tampil di turnamen ini, sehingga masih ada rasa gugup. Akibatnya, beberapa hal mendasar seperti service dan service belum berjalan maksimal seperti saat mereka berlatih,” jelasnya.
Ia menilai bahwa kemampuan teknis saja tidak cukup untuk membawa tim meraih hasil maksimal. Kesiapan mental, kekompakan, serta komunikasi antarpemain menjadi faktor penting yang harus dibangun agar permainan tim lebih terorganisasi.
“Ini menjadi bahan evaluasi bagi kami sebagai tim pelatih. Kami tidak boleh hanya melihat hasil akhir bahwa kami menang 3–1, tetapi juga harus melihat bagaimana proses permainan berlangsung. Mental bertanding, kekompakan, dan komunikasi antarpemain harus kami benahi supaya ke depan anak-anak bisa bermain lebih tenang, percaya diri, dan saling mendukung di lapangan,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan para pemain agar tidak cepat berpuas diri setelah kemenangan tersebut. Menurut Nahor, pertandingan berikutnya akan menjadi tantangan yang lebih berat karena tim berpotensi menghadapi lawan dengan kualitas permainan yang lebih tinggi.
“Kami menyadari bahwa pertandingan ke depan tidak akan mudah. Karena itu, kemenangan ini harus menjadi motivasi sekaligus peringatan bagi kami untuk terus berbenah. Masih ada banyak hal yang harus diperbaiki, baik dari segi mental maupun teknik permainan. Kami ingin anak-anak belajar dari pertandingan ini agar ketika menghadapi lawan yang lebih kuat, mereka sudah lebih siap,” ujarnya.
Baginya kemenangan atas SMKN 5 Kupang merupakan modal awal yang positif, tetapi konsistensi permainan tetap menjadi pekerjaan rumah bagi timnya. Ia berharap para pemain dapat menjadikan pertandingan tersebut sebagai pengalaman berharga untuk meningkatkan kualitas permainan pada laga-laga selanjutnya.
Dengan kemenangan 3–1 ini, SMA Negeri 1 Rote Timur memiliki alasan untuk bersyukur sekaligus melakukan evaluasi. Perjalanan di GAMKI–PBVSI Cup I Tahun 2026 masih menuntut kesiapan yang lebih matang, terutama dalam menghadapi tekanan pertandingan dan menjaga konsistensi permainan sejak set pertama.(FKK02)