Popular Posts

WhatsApp Image 2026 10 27 at 21.30.29

BUPATI SABU RAIJUA APRESIASI 25 TAHUN IMAMAT RD. ADRIANUS DIMU, PERKUAT SINERGI GEREJA DAN PEMERINTAH

Sabu Raijua,FKKNews.com – Selasa, 27 Oktober 2026. Bupati Sabu Raijua, Krisman B. Riwu Kore, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas 25 tahun perjalanan imamat RD. Adrianus Dimu, Pr. Perayaan Pesta Perak Imamat ini menjadi momentum penuh syukur sekaligus refleksi atas pengabdian seorang imam dalam melayani Gereja, memperkuat persaudaraan, serta menanamkan nilai-nilai iman, toleransi, dan kedamaian di tengah masyarakat.
Mewakili Bupati Sabu Raijua, Sekretaris Daerah Kabupaten Sabu Raijua, Septenius M. Bule Logo, S.H., M.Hum., menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada kegiatan Pesta Perak Imamat RD. Adrianus Dimu yang berlangsung di Lapangan Raedanu, Desa Raenyale, Kecamatan Sabu Barat.
Perayaan tersebut diawali dengan Ibadah Misa Syukur Pesta Perak Imamat RD. Adrianus Dimu sebagai ungkapan syukur atas penyertaan Tuhan selama 25 tahun perjalanan imamat sekaligus memperbarui semangat pelayanan kepada Gereja dan umat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Asisten III Sekda Sabu Raijua, para pimpinan instansi vertikal, unsur TNI/Polri, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, Penjabat Kepala Desa Raenyale, Lurah Mebba, para uskup, romo, pastor paroki, imam, biarawan dan biarawati, pendeta, serta ketua dan seluruh panitia Pesta Perak Imamat.
Sebelum membacakan sambutan tertulis Bupati, Sekda menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Bupati dan Wakil Bupati Sabu Raijua karena adanya agenda lain yang harus dilaksanakan. Oleh karena itu, Bupati menugaskan Sekda untuk menghadiri kegiatan sekaligus membacakan sambutan tertulisnya.

Bupati: 25 Tahun Imamat Adalah Perjalanan Pengabdian dan Kesetiaan

Dalam sambutan tertulisnya, Bupati Krisman menyampaikan ucapan selamat dan penghargaan kepada RD. Adrianus Dimu atas 25 tahun pengabdian dalam pelayanan imamat.
“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua, saya menyampaikan selamat ulang tahun imamat yang ke-25 kepada Romo Adrianus Dimu. Semoga di usia pelayanan yang semakin matang ini, Romo terus dikuatkan dalam cinta akan pelayanan, semakin teguh dalam panggilan iman, dan semakin bersemangat dalam melayani Gereja dan umat,” demikian sambutan Bupati yang dibacakan Sekda.
Menurut Bupati, seperempat abad perjalanan imamat bukanlah waktu yang singkat. Perjalanan tersebut diwarnai berbagai dinamika, tantangan, suka dan duka, serta berkat dan pengharapan. Keteguhan iman, kesetiaan terhadap panggilan, dan pengorbanan dalam menjalankan tugas pelayanan menjadi cerminan komitmen seorang imam dalam menggembalakan umat.
Bupati mengibaratkan perjalanan pelayanan RD. Adrianus Dimu seperti menanam pohon di tanah Sabu Raijua yang membutuhkan ketekunan, kesabaran, dan ketulusan agar dapat tumbuh serta menghasilkan buah bagi kehidupan.
“Ibarat menanam pohon di tanah Sabu Raijua yang membutuhkan ketekunan, Romo Adrianus telah menanam benih-benih firman, cinta kasih, dan kedamaian di hati umat dengan penuh kesabaran dan ketulusan,” ungkapnya.
Bupati juga menegaskan bahwa di tengah perkembangan zaman dan semakin kompleksnya tantangan kehidupan, nilai-nilai spiritualitas, moralitas, dan toleransi harus tetap menjadi fondasi dalam kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, dan berbangsa.
Menurutnya, Pesta Perak Imamat bukan hanya menjadi ungkapan syukur atas perjalanan pelayanan seorang imam, tetapi juga momentum refleksi untuk memperkuat peran Gereja dalam menumbuhkan nilai-nilai luhur, membangun persaudaraan, dan menjaga kerukunan di tengah masyarakat.

RD. Adrianus Dimu, Putra Sabu yang Mengabdikan Diri bagi Gereja

Dalam sambutannya, Bupati turut menyoroti perjalanan sejarah imamat putra asli Sabu Raijua. RD. Adrianus Dimu disebut sebagai imam Katolik kedua asal Sabu, setelah Pater Karel Kale Bale yang dikenal sebagai imam pribumi pertama asal Sabu dan ditahbiskan pada tahun 1941.
Setelah melalui kurun waktu panjang tanpa kehadiran imam Katolik asal Sabu Raijua, pada tahun 2001 harapan tersebut kembali tumbuh melalui kehadiran RD. Adrianus Dimu yang mempersembahkan hidupnya bagi pelayanan Gereja Katolik.
Perjalanan ini menjadi bagian penting dalam sejarah perkembangan iman Katolik di Sabu Raijua sekaligus menunjukkan kontribusi putra-putra daerah dalam pelayanan keagamaan dan kehidupan bermasyarakat.

Pemkab Sabu Raijua Ajak Gereja Perkuat Kolaborasi Pembangunan

Pada kesempatan tersebut, Bupati Krisman juga mengharapkan dukungan dan peran aktif umat Gereja St. Paulus Seba dalam menyukseskan berbagai program pembangunan daerah, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan masyarakat, serta pemeliharaan kerukunan antarumat beragama.
Bupati menegaskan bahwa pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama dan lembaga keagamaan yang memiliki peran strategis dalam membangun karakter, memperkuat solidaritas, serta menumbuhkan semangat gotong royong.
“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan dari para tokoh agama. Oleh karena itu, pada momentum yang berbahagia ini, kami menyampaikan terima kasih yang tulus dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas segala dedikasi, pelayanan, doa, dan kerja sama yang telah Romo Adrianus dan Gereja berikan bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat di Bumi Rai Hawu yang kita cintai ini,” demikian pesan Bupati.
Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah dan lembaga keagamaan merupakan salah satu unsur penting dalam mewujudkan visi pembangunan Kabupaten Sabu Raijua, yakni Sabu Raijua yang bangkit, maju, sejahtera, dan mandiri.
Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, pemerintah dan Gereja diharapkan dapat terus mengambil bagian dalam membangun kehidupan masyarakat yang beriman, berkarakter, harmonis, dan sejahtera.

Doa dan Harapan Menuju Emas Imamat

Menutup sambutannya, Bupati berharap RD. Adrianus Dimu senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, sukacita, dan kebijaksanaan dalam melanjutkan pelayanan kepada Gereja dan umat.
“Perak telah berlalu, dan perjalanan menuju emas kini membentang di hadapan. Kami semua senantiasa berdoa agar Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan Romo kesehatan yang prima, kekuatan baru, sukacita, dan kebijaksanaan yang melimpah untuk terus menggembalakan umat-Nya di tengah dinamika zaman,” ungkapnya.
Bupati juga mengajak seluruh umat dan keluarga yang selama ini mendukung pelayanan RD. Adrianus Dimu untuk terus memelihara kebersamaan, toleransi, dan persaudaraan agar Kabupaten Sabu Raijua senantiasa menjadi daerah yang aman, damai, dan diberkati.
“Maju terus pelayanan Romo Adrianus Dimu. Tuhan Yesus memberkati,” tutup Bupati dalam sambutan tertulisnya.
Perayaan Pesta Perak Imamat RD. Adrianus Dimu menjadi pengingat bahwa pengabdian, iman, dan semangat melayani merupakan nilai-nilai penting dalam membangun kehidupan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua berharap sinergi bersama Gereja dan seluruh elemen masyarakat terus terpelihara demi mewujudkan Sabu Raijua yang bangkit, maju, sejahtera, dan mandiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *