1
1
1
2
3
Kalabahi, FkkNews.com – Tangis seorang ibu bernama Jublina Weni pecah di tengah gelapnya malam. Kios satu-satunya yang ia jadikan tumpuan hidup ludes dilalap api, diduga dibakar oleh orang tak dikenal.
Menurut keterangan seorang warga ibu tersebut merupakan seorang janda, sang ibu akrab disapa dengan nama mama Ambon sebab menurutnya nama almarhum suaminya berasal dari Ambon. Warga tersebut berharap ada perhatian serius dari pemerintah daerah.
Peristiwa kebakaran terjadi di Jembatan Hitam, Kelurahan Kalabahi Timur, pada Kamis 7 Mei 2026, sekitar pukul 00:30 WITA tengah malam. Api cepat membesar dan menghanguskan kios milik seorang ibu ini.
Berdasarkan pantauan Media ini di lokasi, suasana mencekam menyelimuti warga. Jeritan pilu sang pemilik kios terdengar saat ia berlari mendekati bangunan yang sudah hampir rata dengan tanah dengan menyebutkan Kata Tuhan Tolong.
“Tuhan Tolong, Tuhan Tolong, Tuhan, Saya cari makan di sini, Ini satu-satunya… habis semua,” tangis sang ibu dengan suara tercekat, air mata terus mengalir membasahi pipinya. Ia tampak histeris, mencoba menerobos barisan untuk melihat sisa-sisa usahanya yang telah ia bangun dengan jerih payahnya.
Pantauan media, Kapolres Alor bersama sejumlah anggota kepolisian dan Babinsa Habel Djamou terlihat langsung terjun ke lokasi kejadian. Kehadiran aparat memberi sedikit ketenangan di tengah kepanikan warga. Terlihat pula Lurah Kalabahi Timur pun di lokasi kejadian.
Beberapa warga dan petugas kepolisian bahu-membahu memadamkan api dengan ember berisi air yang diambil dari rumah-rumah sekitar. Asap hitam masih mengepul meski api sudah berhasil dikuasai.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti kebakaran maupun identitas pelaku. (FKK/Eka Blegur).