1
1
1
2
3
Kupang, FKKNews.com – Pelatih SMAN 1 Rote Timur, Nahor Rissi, menegaskan timnya akan mempersiapkan diri secara maksimal untuk menghadapi SMA Efata Soe pada pertandingan lanjutan Turnamen Bola Voli Antarpelajar GAMKI–PBVSI Cup I Tahun 2026.
Ia menyebut pertandingan melawan Efata Soe menjadi tantangan tersendiri bagi anak asuhnya. Pasalnya, Efata Soe dikenal sebagai tim kuat yang memiliki tradisi juara, sehingga membutuhkan kesiapan mental dan permainan yang lebih baik.
Menurutnya, SMAN 1 Rote Timur juga memiliki tradisi juara di daerah asal mereka. Karena itu, ia meminta para pemain tetap percaya diri dan menunjukkan kemampuan terbaik di lapangan.
“Kami akan mempersiapkan diri lebih baik lagi untuk pertandingan besok. Kami tahu Efata Soe adalah tim kuat dan punya tradisi juara. Tetapi, kami juga punya tradisi juara di daerah kami, sehingga kami harus mempersiapkan diri secara maksimal,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pertandingan sebelumnya berlangsung ketat sesuai dengan prediksi awal. Kedua tim dinilainya memiliki kekuatan yang relatif seimbang sehingga setiap poin harus diperjuangkan dengan baik.
Ia pun bersyukur atas kemenangan yang diraih timnya. Baginya, hasil tersebut menjadi bukti bahwa proses latihan dan persiapan yang telah dijalani para pemain mulai membuahkan hasil.
“Kami bersyukur karena pertandingan berjalan sesuai prediksi. Kedua tim sama-sama kuat dan pertandingan berlangsung ketat. Kami juga bersyukur karena proses yang selama ini kami jalani akhirnya membuahkan hasil yang memuaskan,” ungkapnya.
Terkait penampilan pemain yang sempat terlihat kurang percaya diri pada awal pertandingan, Nahor menilai hal tersebut sebagai sesuatu yang wajar. Para pemain SMAN 1 Rote Timur baru pertama kali merasakan pengalaman bertanding di luar daerah, sehingga membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan lingkungan dan suasana pertandingan.
Menurutnya, faktor mental menjadi salah satu aspek yang perlu terus dibenahi agar para pemain dapat mengeluarkan kemampuan terbaik mereka, terutama ketika menghadapi lawan dengan kualitas permainan yang baik.
Menghadapi Efata Soe yang dikenal memiliki permainan cepat melalui pola quick, Nahor mengaku tidak menyiapkan strategi khusus. Ia memilih memaksimalkan persiapan tim sendiri dan meminta para pemain mampu meladeni tempo permainan lawan.
“Kami tidak menyiapkan strategi khusus. Kami akan meladeni permainan cepat mereka dengan persiapan dan cara bermain kami sendiri. Yang terpenting, anak-anak harus siap dan percaya diri,” tegasnya.
Ia berharap para pemain SMAN 1 Rote Timur dapat menjaga kekompakan, meningkatkan kepercayaan diri, serta tampil lebih maksimal pada pertandingan berikutnya demi melanjutkan langkah mereka di GAMKI–PBVSI Cup I Tahun 2026.(FKK02)