Beranda News Raih Suara Terbanyak Dari Senat : Prof Apris Adu Sebut Undana Butuh...

Raih Suara Terbanyak Dari Senat : Prof Apris Adu Sebut Undana Butuh Pemimpin Yang Miliki Kemampuan Manajerial

295

Kupang, FKKNews.com – Tahapan pemilihan rektor Universitas Nusa Cendana ( Undana) memasuki tahapan yang semakin menarik, dari bakal calon Rektor Undana yakni Prof. Apris Adu, Prof. Melkisedek Taneo , Prof. Jefri Bale, Dr.Hamza Walukada , terpilih tiga orang Calon Rektor Undana yang akan melaju ke seleksi akhir oleh Kementrian Pendidikan Tinggi , Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) yakni Prof. Apris Adu, Prof. Melkisedek Taneo , Prof. Jefri Bale.

Proses voting Calon Rektor Undana dilakukan di Aula Rektorat lantai III dipimpin oleh Ketua Senat Prof. Fred Benu, hasil voting menghasilkan keputusan sebagai berikut :

Prof. Apris Adu : 25 Suara

Prof. Jefri Bale : 24 Suara

Prof. Melkisedek Taneo : 6 Suara

Dr.Hamza Walukada : 1 suara

Prof. Apris Adu yang memperoleh suara tertinggi berterima kasih kepada perwakilan senat yang telah memilihnya , ia mengatakan bahwa kebutuhan mahasiswa tetap menjadi prioritas utama dalam memimpin Undana.

“Saya berterima kasih kepada 25 suara senat yang telah memilih saya, saya berjanji akan menjadikan mahasiswa sebagai prioritas utama dalam memimpin Undana sebagaimana visi dan misi saya,”ujarnya.

Ia mengapresiasi keempat bakal calon rektor Undana yang bersedia menjadi rektor Undana, ia menyebut kemampuan manejerial sangat dibutuhkan untuk memimpin Undana

“Keempat bakal calon Rektor Undana adalah orang-orang luar biasa dari ribuan akademisi Undana yang memilih untuk menjadi calon pimpinan, yang dibutuhkan sekarang adalah pemimpin yang memiliki kemampuan manajerial dalam memimpin Undana,”ungkapnya.

Ia mengatakan bahwa tidak akan ada politik balas dendam ketika Ia terpilih menjadi Rektor Undana, sebab ia tidak pernah dibuat susah oleh orang lain sejak menjadi pegawai biasa hingga menjadi Dekan FKM.

“Saya tidak akan melakukan belas dendam, karena sejak jadi pegawai biasa antar surat sejak tahun 2001 saya tidak pernah dibuat susah oleh orang lain,”bebernya.(FKK03)

 

Artikulli paraprak3 Orang Profesor Lolos Tahap Penjaringan Oleh Senat Undana Dengan Perolehan Suara Tipis , Ketua Panitia Sebut Rektor Baru Ditentukan Oleh Kemendiktisaintek
Artikulli tjetërUsai Voting Dari Senat : Prof Jefri Bale Tetap Berkomiten Jadikan Undana Sebagai Locally Relevant University

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini