Beranda Kab. Kupang Sidang Klasis Amabi Oefeto Timur, Winston Rondo Dorong Gerakan Tanam Satu Juta...

Sidang Klasis Amabi Oefeto Timur, Winston Rondo Dorong Gerakan Tanam Satu Juta Pohon Berbasis Jemaat

25

Oelamasi, FKKNews.com – Anggota DPRD Provinsi NTT sekaligus Wakil Ketua Komisi V, Winston Rondo, menegaskan bahwa gereja harus mengambil peran nyata dalam menjawab krisis ekologis dan ekonomi masyarakat Timor melalui Gerakan Tanam Satu Juta Pohon dan Tanaman Umur Panjang.

Penegasan itu disampaikan Winston Rondo dalam sambutan pada Sidang Majelis Klasis Amabi Oefeto Timur (AOT) yang berlangsung di Jemaat Bethania Kuafeu, Kecamatan Amabi Oefeto Timur, Minggu (15/2/2026).

Menurut Winston, persidangan klasis tidak boleh berhenti pada agenda administratif, tetapi harus menjadi momentum meneguhkan arah pelayanan gereja yang membumi, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi jemaat.

“Jika gereja hanya berkhotbah tanpa aksi nyata menjaga tanah, air, dan masa depan anak cucu, maka gereja gagal menjadi terang dan garam bagi bumi,” tegasnya.

Target Nyata hingga 2030

Ketua DPD GAMKI itu juga memaparkan bahwa pada tahun 2025, kebun bibit hasil kolaborasi GAMKI dan Klasis telah menghasilkan sekitar 10.000 anakan asam Timor dan kopi. Capaian ini menjadi fondasi awal menuju target yang lebih besar.

Ke depan, Klasis Amabi Oefeto Timur menargetkan 20–25 ribu pohon per tahun hingga 2030, sehingga dapat menyumbang sekitar 100–125 ribu pohon dari target Satu Juta Pohon Sinode GMIT.

Jenis tanaman yang dikembangkan mencakup asam Timor, kopi, kemiri, kelapa, dan nangka, serta tanaman umur panjang lain yang sesuai dengan karakter tanah dan iklim Timor.

Zet Malelak: Program Harus Masuk Perencanaan Resmi Klasis dan Jemaat

Selain Winston Rondo, Zet Malelak juga hadir sebagai pemateri dalam sidang tersebut. Dalam paparannya, Zet menekankan bahwa gerakan tanam satu juta pohon dan tanaman umur panjang harus dimasukkan secara resmi dalam perencanaan program klasis dan jemaat, bahkan bila perlu didukung dengan alokasi anggaran agar dapat dijalankan secara konsisten dan gotong royong.

Zet juga menyoroti pentingnya pengelolaan hasil tanaman produktif jemaat agar tidak terbuang sia-sia. Ia mendorong adanya hilirisasi sederhana, seperti pengolahan buah menjadi bubur buah dan es krim, yang direncanakan akan ditindaklanjuti melalui pelatihan khusus bagi warga jemaat pada awal Maret 2026 di Kantor Klasis.

Dibuka Bupati Kupang, Dihadiri Perwakilan Sinode GMIT

Sidang Majelis Klasis Amabi Oefeto Timur dibuka secara resmi oleh Bupati Kupang dan turut dihadiri perwakilan Majelis Sinode GMIT yang diwakili oleh Bendahara Sinode, yang membawakan suara gembala bagi seluruh peserta sidang. (FKK)

Artikulli paraprakDPRD NTT Desak Polisi Usut Tuntas Dugaan TPPO Pekerja Pub di Sikka
Artikulli tjetërHimbauan Kelompok Forum Rakyat Alor untuk Mendukung Polda NTT dalam Menjaga Kamtibmas Menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini