1
1
1
2
3
Waingapu, FKKNews.com – DPC Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Sumba Timur melaksanakan kegiatan penanaman mangrove di kawasan pesisir pantai sebagai bagian dari rangkaian peringatan Dies Natalis ke-64 GAMKI dan Hari Kenaikan Yesus Kristus.
Kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian kaum muda Kristen terhadap pelestarian lingkungan sekaligus wujud syukur kepada Tuhan melalui aksi menjaga alam dan ekosistem pesisir.
Ketua DPC GAMKI Sumba Timur dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur karena kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan baik bersama berbagai elemen masyarakat dan kader GAMKI.
“Bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sehingga kegiatan penanaman mangrove hari ini boleh berjalan dengan baik. Kegiatan ini bukan tentang saya atau kami, tetapi tentang kita bersama,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa penanaman mangrove bukan sekadar kegiatan simbolis, tetapi bagian dari upaya menanam harapan dan masa depan bagi generasi mendatang.
“Hari ini kita tidak hanya menanam bibit mangrove. Kita sedang menanam harapan, menanam masa depan, dan menanam komitmen untuk menjaga benteng alami pesisir kita,” katanya.
Menurutnya, mangrove memiliki fungsi penting sebagai pelindung alami wilayah pesisir dari abrasi, gelombang pasang, hingga ancaman perubahan iklim yang semakin dirasakan masyarakat.
“Mangrove adalah ciptaan Tuhan dan garda terdepan pelindung daratan dari abrasi, tsunami, dan dampak perubahan iklim. Karena itu, menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” jelasnya.
Ia juga mengajak generasi muda agar tidak hanya berbicara tentang perubahan, tetapi ikut terlibat dalam aksi nyata menjaga bumi dan lingkungan hidup.
“Sebagai pemuda, kita harus menjadi agen perubahan. Aksi hari ini membuktikan bahwa pemuda peduli terhadap pelestarian lingkungan, bukan hanya pembangunan fisik semata,” tegasnya.
Kegiatan tersebut sekaligus bertujuan memulihkan ekosistem pesisir, menjaga keanekaragaman hayati, serta memastikan generasi mendatang tetap dapat menikmati lingkungan yang sehat dan lestari.
“Langkah kecil yang kita lakukan hari ini adalah langkah besar untuk bumi. Masa depan dimulai dari apa yang kita tanam hari ini. Mari bersama-sama menjaga alam dan merawat bumi,” pungkasnya.