Popular Posts

IMG 20260516 WA0030

Setelah 6 Tahun Vakum, Pengurus PBVSI Belu Resmi Dilantik, Winston Rondo Dorong Kerja Cepat Benahi Organisasi

Atambua, FKKNews.com – Setelah mengalami kevakuman organisasi selama enam tahun, Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Belu akhirnya resmi dilantik dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) yang berlangsung di Gedung Betelalenok, Jumat (15/5/2026).

Dalam Muskab tersebut, Migel Lona resmi dipercaya sebagai Ketua Umum Pengkab PBVSI Belu, didampingi Eddy Fernandes sebagai Sekretaris Umum dan Agustinus Manek sebagai Bendahara Umum.

Pelantikan ini menjadi momentum penting kebangkitan organisasi bola voli di Kabupaten Belu setelah cukup lama tidak berjalan aktif.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Umum Pengprov PBVSI NTT Winston Rondo bersama jajaran pengurus provinsi, Ketua KONI Kabupaten Belu Feby Djuang, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Asisten I Setda Bidang Pemerintahan Kabupaten Belu, unsur Forkopimda, serta para insan voli di Kabupaten Belu.

Ketua KONI Kabupaten Belu, Feby Djuang, dalam sambutannya menyampaikan bahwa semangat masyarakat terhadap olahraga voli di Belu masih sangat tinggi. Karena itu, ia berharap pengurus baru dapat bergerak cepat menata kembali organisasi dan menghidupkan kejayaan voli di daerah tersebut.

“Selamat untuk Pengurus PBVSI Kabupaten Belu yang baru dilantik. Pekerjaan rumah sangat banyak karena organisasi ini sudah lama vakum. Kami berharap ada kerja cepat untuk mengembalikan voli sebagai olahraga rakyat di Kabupaten Belu,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PBVSI Kabupaten Belu terpilih, Migel Lona, menegaskan bahwa langkah pertama yang akan dilakukan pengurus baru adalah membangun konsolidasi bersama seluruh pecinta voli di Kabupaten Belu.

Menurutnya, kebangkitan organisasi hanya dapat terjadi jika semua pihak terlibat dan bekerja bersama.

“Tugas kita sekarang adalah melakukan konsolidasi setelah sekian lama organisasi ini mati suri. Kita akan bekerja sama dengan semua pihak agar kejayaan voli di Kabupaten Belu bisa kita kembalikan,” katanya.

Ketua Umum Pengprov PBVSI NTT, Winston Rondo, dalam arahannya menekankan pentingnya kerja tim, disiplin organisasi, dan kemampuan membangun jaringan sebagai fondasi utama kebangkitan PBVSI Belu.

Ia meminta seluruh pengurus tidak sekadar menjadi nama dalam struktur, tetapi benar-benar bekerja aktif dan profesional.

“Saya berharap Ketua Umum, Sekretaris, Bendahara, dan seluruh bidang bekerja sebagai satu tim yang solid. Organisasi modern tidak cukup hanya punya nama pengurus. Yang dibutuhkan adalah disiplin organisasi, kerja cepat, komunikasi yang rapi, dan kemampuan membangun jaringan dengan berbagai pihak,” tegas Winston.

Ia juga optimistis Kabupaten Belu memiliki potensi besar untuk kembali menjadi salah satu basis kekuatan voli di NTT, mengingat kultur masyarakat yang sangat dekat dengan olahraga tersebut.

“Saya percaya Belu punya modal besar, karakter petarung, mental kompetitif, dan kultur voli yang hidup di masyarakat. Karena itu saya berharap dari Belu lahir atlet voli indoor, voli pasir, pelatih muda, hingga wasit berkualitas yang bisa memperkuat NTT menuju PON 2028,” ujarnya.

Menurut Winston, jika pengurus baru mampu bekerja serius dan konsisten melakukan pembinaan, maka Belu berpotensi menjadi salah satu kekuatan utama voli di kawasan Timor.

“Kalau kita serius bekerja, Belu bisa menjadi salah satu basis kekuatan voli NTT di Pulau Timor,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *