1
1
1
2
3
Waingapu, FKKNews.com – Antusiasme sekolah-sekolah di Kabupaten Sumba Timur terhadap olahraga bola voli terus meningkat.
Hal itu terlihat dari tingginya jumlah peserta yang mendaftarkan diri pada Turnamen Bola Voli Pelajar Piala Bupati Sumba Timur Tahun 2026, yang diselenggarakan oleh PBVSI Kabupaten Sumba Timur bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sumba Timur.
Hingga penutupan pendaftaran, panitia mencatat sebanyak 32 tim telah memastikan keikutsertaannya, terdiri dari 21 tim putra dan 9 tim putri dari berbagai SMA dan SMK di Kabupaten Sumba Timur. Jumlah tersebut menunjukkan tingginya minat pelajar untuk berkompetisi sekaligus menjadi bagian dari pembinaan atlet bola voli di daerah.
Ketua PBVSI Kabupaten Sumba Timur, Yohanis Umbu Ganteng Ongko Yalda, mengatakan turnamen ini bukan sekadar kompetisi antarpelajar, tetapi merupakan bagian dari program pembinaan prestasi yang berjenjang, Rabu (5/8/2026).
Menurutnya, kejuaraan ini menjadi ajang seleksi atlet-atlet muda terbaik Sumba Timur untuk dipersiapkan mengikuti Ben Mboi Memorial Cup (BBMC) II Tahun 2026, sekaligus menjadi bagian dari pembinaan jangka panjang menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028, di mana Nusa Tenggara Timur akan menjadi salah satu tuan rumah.
“Kami ingin membangun prestasi mulai dari level pelajar. Melalui turnamen ini kami dapat memetakan potensi atlet muda Sumba Timur yang nantinya akan dibina secara berkelanjutan untuk memperkuat daerah pada berbagai kejuaraan, termasuk Ben Mboi Memorial Cup II dan PON 2028,” ujarnya.
Turnamen dijadwalkan berlangsung mulai 10 Agustus hingga 31 Agustus 2026 dan akan dipusatkan di Lapangan Taman Hiburan Rakyat (THR) Swembak Matawai, Waingapu.
Sebelum pertandingan dimulai, panitia akan menggelar Technical Meeting pada Jumat, 7 Agustus 2026, pukul 09.00 WITA, bertempat di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Sumba Timur.
Pertemuan tersebut akan diikuti seluruh manajer tim untuk membahas regulasi pertandingan, verifikasi administrasi peserta, pengundian bagan pertandingan, serta jadwal kompetisi.
Panitia juga menerapkan persyaratan administrasi yang ketat. Seluruh peserta wajib berstatus pelajar aktif, dibuktikan dengan surat rekomendasi dari sekolah, data Dapodik bagi siswa SMA/SMK, serta dokumen identitas sesuai ketentuan.
Kebijakan ini diterapkan untuk menjaga kualitas kompetisi sekaligus memastikan turnamen benar-benar menjadi wadah pembinaan atlet pelajar.
PBVSI Kabupaten Sumba Timur berharap turnamen ini menjadi momentum lahirnya atlet-atlet muda berbakat yang mampu mengangkat prestasi bola voli Sumba Timur di tingkat Provinsi NTT maupun nasional.
Selain menjadi ajang perebutan gelar juara, kejuaraan ini diharapkan memperkuat sistem pembinaan atlet usia muda sehingga Sumba Timur dapat memberikan kontribusi nyata bagi kekuatan tim bola voli NTT menuju Ben Mboi Memorial Cup II dan PON 2028.(FKK02)