1
1
1
2
3
Kalabahi, FKKNrws.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kabupaten Alor bersinergi dengan Jemaat GMIT Sion Alemba Klasis Alor Tengah Utara (ALTAR) menyelenggarakan Ibadah Penyegaran Iman (IPI) dan Kemah Rohani GAMKI Alor Tahun 2026.
Kegiatan yang mengusung tema “Dipulihkan untuk Menjadi Berkat” tersebut akan berlangsung pada 17–18 September 2026 di Jemaat GMIT Sion Alemba, Kecamatan Lembur, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur.
Rangkaian kegiatan tidak hanya berpusat pada ibadah dan pembinaan iman. Panitia juga menyiapkan sejumlah agenda sosial dan pemberdayaan masyarakat, antara lain pelayanan kesehatan gratis, aksi penanaman pohon, Pasar Sembako Murah, seminar pengembangan komoditas unggulan perkebunan Alor, diakonia pendidikan, serta pemberian makanan tambahan bergizi bagi anak-anak.
Kegiatan ini menjadi bentuk kolaborasi antara organisasi kepemudaan Kristen dan gereja untuk menghadirkan pelayanan yang menyentuh kebutuhan spiritual sekaligus kehidupan sosial masyarakat.
Ketua DPC GAMKI Kabupaten Alor, Dematrius Mautuka, mengatakan pelaksanaan IPI dan Kemah Rohani merupakan bagian dari tanggung jawab iman dan sosial GAMKI sebagai organisasi kader pemuda Kristen.
“Kegiatan Ibadah Penyegaran Iman dan Kemah Rohani ini kami rancang bukan hanya sebagai kegiatan seremonial keagamaan, tetapi sebagai bentuk tanggung jawab iman dan sosial GAMKI Alor untuk mendukung seluruh program pemerintah dan gereja, khususnya di bidang kerohanian, pelayanan sosial, kesehatan, pendidikan, lingkungan hidup, serta pemberdayaan masyarakat,” kata Dematrius, Rabu 16 September 2026 di Kalabahi.
Menurut dia, iman yang bertumbuh perlu diwujudkan melalui kepedulian dan tindakan nyata di tengah masyarakat.
“Kami ingin agar pemuda Kristen tidak hanya kuat dalam iman, tetapi juga hadir dan mengambil bagian dalam menjawab berbagai kebutuhan masyarakat. Karena itu, kegiatan ini kami padukan dengan pelayanan kesehatan, diakonia pendidikan, kepedulian terhadap lingkungan, penguatan ketahanan pangan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Mantan Ketua Komisariat Anak Domba GMKI Kupang itu berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ruang bersama untuk memperkuat kehidupan iman sekaligus membangun semangat pelayanan generasi muda.
“Harapan kami sederhana, tetapi sangat penting: pemuda beriman, gereja bertumbuh, dan Alor dipulihkan. Ketika iman bertumbuh dan diwujudkan dalam pelayanan nyata, kita percaya akan semakin banyak orang yang merasakan kasih Tuhan melalui kehadiran gereja dan anak-anak muda Kristen. Amin,” kata Dematrius.
Dematrius menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Alor yang telah memberikan perhatian dan dukungan terhadap rangkaian kegiatan tersebut.
Ucapan terima kasih secara khusus disampaikan kepada Bupati Alor Iskandar Lakamau, Wakil Bupati Alor Rocky Winaryo, Sekda Alor Melki Beli, serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah memberikan dukungan sesuai kapasitas masing-masing.
“Atas nama DPC GAMKI Kabupaten Alor, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Alor, Bapak Bupati, Bapak Wakil Bupati, Bapak Sekda, serta seluruh pimpinan OPD yang telah memberikan dukungan terhadap kegiatan ini. Bagi kami, dukungan pemerintah merupakan bagian penting dalam membangun sinergi pelayanan untuk masyarakat,” tutur Dematrius.
Mantan Sekretaris DPD KNPI Alor itu juga menyampaikan apresiasi kepada KMK ALTAR, KMK ATL, GBI Filadelfia Bungawaru, gereja-gereja GMIT dan gereja lintas denominasi, aparat keamanan (TNI, Polri, Pol PP) Kepala Bank NTT, Dinas Kesehatan, Puskemas Lembur, Bulog, Dinas Pertanian, BUMD, Tim Siund Sistem ka Halis, Tim Perlengkapan Ka Ama Paulus, Tim Dekorasi Ma Ella Kalla, dan semua pihak yang turut memberikan dukungan.
“Terima kasih juga kepada dua Pengkhotbah: Ibu Pdt. Meri Djami, dan Bapa Pdt. Ronny Mandang dan seluruh mitra dan semua pihak yang telah memberikan dukungan, baik melalui doa, pikiran, tenaga maupun dukungan dana. Semua kontribusi tersebut sangat berarti bagi kami dalam mempersiapkan dan menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan ini,” katanya.
Dematrius juga memberikan apresiasi khusus kepada Ketua Majelis Jemaat GMIT Sion Alemba beserta seluruh jajaran Majelis Jemaat dan warga jemaat.
GMIT Sion Alemba dipilih Tuhan menjadi lokasi pelaksanaan sekaligus salah satu bagian penting dalam penyelenggaraan IPI dan Kemah Rohani tersebut.
“Secara khusus, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ketua Majelis Jemaat GMIT Sion Alemba Pdt. Riana Banoet bersama seluruh jajaran Majelis Jemaat dan seluruh jemaat, tokoh-tokoh adat dan agama di Alemba – Lembur yang telah bersedia menjadi tuan dan nyonya rumah bagi kegiatan ini. Kesediaan, keramahan, keterbukaan, dan kerja sama seluruh jemaat merupakan kekuatan besar bagi kami untuk menyukseskan IPI dan Kemah Rohani GAMKI Alor,” ujar Dematrius.
Menurut dia, kerja sama antara GAMKI dan GMIT Sion Alemba menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam menghadirkan pelayanan yang berdampak.
“Kami datang bukan sebagai pihak yang bekerja sendiri. Kami hadir bersama gereja, jemaat, pemerintah, masyarakat dan seluruh mitra. Ini kerja kolaborasi yang sungguh luar biasa untuk kemuliaan Tuhan. Karena itu, kami berharap semangat kebersamaan ini tidak berhenti pada kegiatan IPI dan Kemah Rohani, tetapi terus berlanjut dalam berbagai bentuk pelayanan dan pemberdayaan masyarakat,” katanya.
Ketua DPC GAMKI Alor itu juga memberikan penghargaan kepada seluruh panitia yang telah bekerja mempersiapkan kegiatan.
Panitia pelaksana dipimpin Maria Orpa Ladang sebagai Ketua Panitia dan Merry Ahalamabi sebagai Sekretaris Panitia.
Dematrius mengatakan keberhasilan sebuah kegiatan tidak terlepas dari kerja kolektif seluruh panitia dan pihak-pihak yang terlibat.
Untuk itu ia juga mengucapkan terima kasih kepada Senior GAMKI Alor Obeth Bolang, Lim Odja, Selvi Lepa, Elia Maruli, serta seluruh senior GAMKI Alor yang telah memberikan dukungan penuh demi suksesnya kegiatan ini.
“Terima kasih juga kepada seluruh pengurus DPC GAMKI Alor: Bapa Sekcab Ronald Sir, Ibu Salomi Senlau, panitia lokal Bapa Harun, bapa Mel, serta semua saudara yang telah bekerja dengan penuh dedikasi, mulai dari tahap persiapan sampai pelaksanaan,” ungkapnya.
Ia menilai dukungan para senior dan pengurus GAMKI juga menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan kaderisasi dan pelayanan organisasi.
“Apa yang kita kerjakan hari ini adalah kerja bersama. Ada yang memberikan waktu, tenaga, pikiran, fasilitas, doa, dan ada yang memberikan dukungan dana. Semuanya memiliki nilai yang sama dalam pelayanan. Karena itu, kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang tidak dapat kami sebutkan satu per satu,” katanya.
Tujuh Agenda Pelayanan
Dalam pelaksanaannya, IPI dan Kemah Rohani GAMKI Alor–GMIT Sion Alemba dirancang dengan sejumlah agenda.
Pertama, Ibadah Penyegaran Iman dengan tema besar “Dipulihkan untuk Menjadi Berkat”.
Pada Kamis, 17 September 2026, khotbah akan disampaikan Pdt. Meri E. Djami, S.Th dari GMIT Pniel Kolana, Klasis Alor Timur, dengan tema “Kristus Memulihkan Hidup yang Terluka” berdasarkan Lukas 4:18–19.
Sementara pada Jumat, 18 September 2026, pelayanan Firman Tuhan akan disampaikan Pdt. Dr. Ronny Mandang, M.Th dari GKRI Karmel, Jakarta, dengan tema “Menjadi Saksi Kristus di Tengah Dunia” berdasarkan Kisah Para Rasul 1:8.
Kedua, pelayanan kesehatan gratis melalui kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Alor dan Puskesmas Lembur.
Ketiga, aksi penanaman pohon bersama Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Alor.
Keempat, Pasar Sembako Murah melalui kerja sama dengan Perum Bulog Kabupaten Alor.
Kelima, seminar pengembangan komoditas unggulan perkebunan Alor, dengan melibatkan pemerintah daerah, DPRD, Rektor Universitas Tribuana Kalabahi dan Senior.
Komoditas yang menjadi perhatian antara lain vanili, cengkeh, kopi, lada, porang dan komoditas unggulan lainnya.
Keenam, diakonia pendidikan berupa pembagian Alkitab dan buku bacaan Kristen bagi anak-anak PAR, PAUD, SD, SMP dan SMA Alemba.
Ketujuh, diakonia makanan tambahan bergizi bagi anak-anak PAR/PAUD sebagai bagian dari perhatian terhadap pemenuhan gizi anak.
Seluruh kegiatan tersebut akan melibatkan jemaat GMIT Sion Alemba, jemaat-jemaat GMIT se-Klasis ALTAR, gereja lintas denominasi, masyarakat Kecamatan Lembur, anggota dan pengurus GAMKI, senior dan alumni GAMKI, serta unsur pemerintah dan mitra kerja.
Bagi GAMKI Alor, keterlibatan berbagai unsur tersebut merupakan bagian dari upaya membangun model pelayanan yang kolaboratif.
Semangat tersebut sejalan dengan subtema kegiatan:
“Melalui Ibadah Penyegaran Iman dan Kemah Rohani, GAMKI Alor bersama Gereja dipanggil untuk menghadirkan pemulihan rohani, memperkuat kesaksian hidup, dan menjadi saluran berkat bagi gereja, masyarakat, serta lingkungan.”
Di akhir keterangannya, Dematrius kembali menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mengambil bagian.
“Kami percaya tidak ada kebaikan yang sia-sia. Setiap doa, tenaga, pikiran, waktu, fasilitas dan dukungan dana yang diberikan untuk kegiatan ini menjadi bagian dari pelayanan dan kesaksian bersama. Tuhan Yesus kiranya membalas semua kebaikan kita semua dan memberkati setiap keluarga, lembaga, gereja, pemerintah, panitia, senior GAMKI, serta seluruh masyarakat yang telah mengambil bagian. Amin,” pungkas Dematrius. (*fkk).