1
1
Kupang, FKKNews.com – Tim voli SMA Kunafatu terus mematangkan persiapan menjelang keikutsertaan dalam Turnamen Voli Pelajar GAMKI–PBVSI Cup I di Kupang.
Pelatih tim SMA Negeri Kuanfatu, Arkon O Leo, S.Pd mengatakan persiapan tim telah dilakukan melalui sejumlah kegiatan dan pertandingan sebelumnya, Mimggu (4/10/2026).
Setelah mendapatkan informasi mengenai pelaksanaan GAMKI–PBVSI Cup I, pihaknya kemudian mulai mempersiapkan para pemain untuk tampil dalam kompetisi yang mempertemukan tim-tim pelajar dari berbagai daerah di Nusa Tenggara Timur.
“Sebelumnya kami persiapan tim untuk kegiatan 17 Agustus. Setelah itu lanjut lagi kegiatan Lucas Banu Cup. Dari situ ada informasi kegiatan di Kupang untuk GAMKI–PBVSI Cup, jadi saya mempersiapkan anak-anak untuk ikut kegiatan di Kupang,” ujarnya.
Menurutnya keikutsertaan SMA Negeri Kuanfatu dalam GAMKI–PBVSI Cup I menjadi tantangan tersendiri karena turnamen tersebut diikuti oleh tim-tim dari sejumlah daerah di NTT, termasuk Pulau Timor, Rote, Sabu, dan Alor.
Dengan persaingan yang diperkirakan cukup ketat, persiapan fisik menjadi salah satu perhatian utama tim.
“Untuk hal teknis, yang pertama saya siapkan fisik mereka,” katanya.
Selain kondisi fisik, Ia juga memberikan perhatian terhadap kemampuan teknik dan pemahaman pemain mengenai aturan pertandingan.
Ia menilai para pemain harus memiliki kesiapan yang berbeda karena akan menghadapi kompetisi dengan cakupan peserta yang lebih luas dibandingkan turnamen yang biasa mereka ikuti di tingkat daerah.
“Untuk teknik-teknik pertandingan karena ini bertanding di tingkat provinsi, saya sampaikan juga aturan dalam pertandingan. Kesalahan-kesalahan dalam pertandingan sudah saya sampaikan kepada anak-anak,” jelasnya.
Ia menegaskan kepada para pemain bahwa GAMKI–PBVSI Cup I bukan sekadar pertandingan biasa, tetapi menjadi kesempatan bagi mereka untuk menguji kemampuan menghadapi tim-tim dari berbagai wilayah.
“Saya bilang ini bukan tingkat kabupaten, tapi ini tingkat provinsi,” ujarnya.
Meski demikian, Ia belum ingin memasang target terlalu tinggi terkait hasil akhir turnamen. Menurutnya, yang paling penting adalah para pemain mendapatkan kesempatan untuk tampil, bertanding dan memperoleh pengalaman di level yang lebih luas.
“Harapan dari saya, tim saya bisa bertanding di tingkat provinsi. Untuk hasil, saya belum bisa memprediksi. Yang penting kami bisa ikut dan bertanding,” ungkapnya.
Ia berharap keikutsertaan SMA Negeri Kuanfatu dalam GAMKI–PBVSI Cup I dapat menjadi pengalaman berharga bagi para pemain sekaligus menjadi bagian dari proses pembinaan atlet voli pelajar.
Dengan persiapan fisik, teknik dan pemahaman aturan yang terus dimatangkan, SMA Kuanfatu siap membawa semangat sekolahnya dan memberikan penampilan terbaik dalam GAMKI–PBVSI Cup I di Kupang.(FKK02)