Popular Posts

IMG 20260125 WA0000

Komitmen Wali Kota Kupang Perbaiki Gereja GMIT yang Dihantam Angin Kencang di Belo

Kupang, FKKNews.com – Pemerintah Kota Kupang menunjukkan komitmen nyata terhadap pemulihan fasilitas keagamaan yang terdampak bencana. Perhatian khusus diberikan kepada Gereja GMIT Yegar Sahaduta Belo yang mengalami kerusakan cukup serius akibat angin kencang yang melanda wilayah Kelurahan Belo, Kecamatan Maulafa.

Dalam kunjungannya ke lokasi bencana, Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam melihat rumah ibadah rusak akibat bencana alam. Ia menegaskan bahwa kondisi yang terjadi merupakan force majeure atau keadaan di luar perkiraan, sehingga membutuhkan penanganan khusus.

“Ini adalah kondisi force majeure, di luar perkiraan. Karena itu, pemerintah siap membantu agar gereja ini bisa segera diperbaiki dan kembali digunakan untuk beribadah,” tegas Wali Kota di hadapan jemaat dan warga setempat.

Wali Kota menjelaskan bahwa meskipun secara regulasi bantuan sosial keagamaan biasanya diberikan dalam rentang waktu tertentu, namun dalam situasi darurat seperti bencana alam, pemerintah wajib hadir dan mengambil langkah cepat demi kepentingan umat dan keberlangsungan aktivitas peribadatan.

Kerusakan pada Gereja GMIT Yegar Sahaduta Belo terjadi akibat terpaan angin kencang yang melanda kawasan tersebut pada tengah malam, menyebabkan bagian atap dan sejumlah fasilitas gereja mengalami kerusakan. Peristiwa ini juga berdampak pada puluhan rumah warga di sekitar lokasi.

Ketua Majelis Jemaat GMIT Yegar Sahaduta Belo, Pdt. Selvy Asfes Zina, S.Th., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kehadiran langsung Wali Kota Kupang beserta jajaran. Menurutnya, kehadiran pemerintah tidak hanya membawa bantuan, tetapi juga penguatan moral bagi jemaat yang terdampak.

“Kehadiran Bapak Wali Kota memberi kekuatan dan penghiburan bagi kami sebagai jemaat. Kami berharap gereja ini bisa segera diperbaiki dan kembali digunakan untuk beribadah,” ujarnya.

Pemerintah Kota Kupang melalui perangkat teknis terkait akan segera melakukan pendataan tingkat kerusakan serta menyiapkan langkah-langkah lanjutan agar proses perbaikan Gereja GMIT Yegar Sahaduta Belo dapat segera direalisasikan. (FKK/PKP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *