1
1
1
2
3
Kalabahi, FkkNews.com – Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Alor terus bergerak melakukan konsolidasi pengurus hingga tingkat di bawah di Kecamatan dan desa untuk menghadapi hajatan pemilu tahun 2029. Salah satu upaya konsolidasi ini melalui kegiatan Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Kabupaten Alor, pada Kamis 7 Mei 2026.
Muscab ini dihadiri oleh 18 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) atau setingkat pengurus Kecamatan (dan anak ranting). Muscab yang digelar ini terbilang istimewa, karena dibuka oleh Wakil Bupati Alor, Rocky Winaryo, SH., MH dan dihadiri langsung Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN NTT yang juga Wakil Ketua Komisi 4 DPR RI, Ahmad Yohan dan sejumlah pengurus pusat lainnya.
Dibilang istimewa karena jarang terjadi muscab partai ditingkat kecamatan namun dihadiri pejabat Kabupaten dan Ketua DPW Provinsi. Dalam Muscab ini PAN Alor berkomitmen untuk menambah jumlah kursi menjadi 5 kursi di DPRD Alor dan siapkan kadernya untuk maju dalam konstelasi Pilkada yang akan datang. PAN Alor harus dapat merebut kekuasaan untuk dapat memberikan kontribusi lebih besar bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan rakyat.
Muscab PAN ini berlangsung disela-sela kegiatan reses Ahmad Yohan atau akrab dikenal dengan tagline AYO. Muscab digelar di Aula Koperasi Kredit (Kopdit) Tribuana Kalabahi yang dihadiri pengurus 18 DPC PAN dari 18 Kecamatan di Kabupaten Alor. Muscab ini sedikit berbeda karena biasanya digelar di masing-masing Kecamatan namun kali ini digelar secara bersamaan, serentak, dan dalam waktu yang sama.
Kegiatan Muscab ini tampak terlihat dalam suasana sederhana namun terlihat kompak dan meriah. Hadir dalam Muscab ini selain Wabup Winaryo dan Ketua DPW, Ahmad Yohan, juga hadir Wakil Ketua DPRD Alor, Usman Plaikari, Kapolres Alor, AKBP. Nur Azhari, SH, Rektor Untrib, Ely Maruli, Ketua Partai Politik di Alor, tokoh Agama, tokoh Perempuan Tokoh Masyarakat, OKP, dan hadir juga Alberth Ouwpoly, Ketua Dewan Pertimbangan DPD PAN Alor, Haji Taufik Nampira, dan undangan lainnya. Muscab ini dimeriahkan dengan Paduan Suara dari mata Jemaat Gereja Ebenhaeser Topbang.
Ketua DPW PAN Provinsi NTT, Ahmad Yohan yang juga menjabat sebagai Anggota DPR RI ini dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada Wabup Winaryo yang hadir dalam kegiatan muscab tersebut dan juga sebelumnya menjemputnya dan mendampinginya dalam sejumlah kegiatan di Alor ini.
Ayo juga memberikan apresiasi kepada Kapolres dan undangan lainnya. Ayo mengatakan, dirinya merasa senang karena hadir dalam undangan muscab banyak Partai Politik dan tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh agama, dan OKP, hal ini berarti menandakan Ketua DPD PAN Alor dan pengurusnya bergaul bagus.
Menurut Ayo, muscab yang dihadirinya ini adalah yang paling ramai dan istimewa, karena dihadiri Wabup, kapolares dan semua pimpinan Parpol dan tokoh. Gambaran ini menandakan Ketua DPD mengurus dengan. serius PAN di Alor.
“Saya beberapa hari di Alor untuk melaksanakan reses sebagai anggota DPR RI di dapil . Kegiatan ini untuk melihat secara langsung kondisi dan menyerap aspirasi masyarakat. Saya di Alor dalam 1 hari mengunjungi 8 sampai 10 titik, dan baru 20 persen menjangkau wilayah ini. Dan akan terus bergerak untuk bertemu masyarakat,” tandas Ayo.
Ayo mengatakan, muscab ini adalah momentum dan saya ingin PAN menjadi luar biasa. PAN harus punya kaki hingga ke tingkat bawah, sampai ke masyarakat kecil untuk mendengar suara masyarakat. Sehingga dengan terbentuknya DPC ini dapat mendengar dan menyuarakan suara di kampung-kampung untuk diperjuangkan di pusat dan daerah.
Saya Juga, lanjut Ayo, berdoa untuk partai lain, agar sama-sama menyentuh masyarat hingga tingkat bawah agar masyarakat punya saluran dan media untuk menyampaikan aspirasinya, apalagi PAN Alor hanya 2 kursi di Alor dari wilayah kota dan diwilayah Pantar, sehingga sehingga jangkauan terbatas belum mendengar suara dari gunung besar dan wilayah lainnya. Ayo menandaskan, dirinya sebagai anggota DPR RI merasa malu karena dapat gaji dari rakyat tapi belum berbuat banyak kepada masyarakat.
Ayo pada kesempatan itu mengajak kepada semua parpol dan elemen untuk bergandengan tangan dan memberikan dukungan kepada Pak Iskandar (Bupati) dan Pak Rocky Winaryo (Wabup) apapun keadaannya untuk kemajuan daerah dan masyarakat di Kabupaten Alor.
“Kalau kita konflik maka kita korbankan masyarakat. kita menari diatas panggung politik tapi realita ada konflik, ada banyak hal termasuk tawuran. Untuk itu kita bicara bagaimana Alor ini baik dan aman. Apalagi saat ini kita hadapi efesinsii anggaran, untuk itu kita dituntut kreatif, inovasi untuk maju, jika tidak maka kita selalu minta-minta dan menjadi pengemis, padahal Kabupaten di NTT ini memiliki potensi besar, saya ajak semua partai untuk duduk bersama, dan soal pemilu itu keahlian masing-masing,” ujarnya. (*fkk/Eka Blegur).