1
1
1
2
3
Maumere, FKKNews.com – Musyawarah Kabupaten (Muskab) Pengurus Kabupaten Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Sikka yang berlangsung di Kantor KONI Kabupaten Sikka, Jumat (12/6/2026), menetapkan Rofinus I.M. Luer sebagai Ketua Umum Pengkab PBVSI Sikka periode 2026–2030 secara aklamasi.
Forum organisasi yang berlangsung sejak pukul 10.00 hingga 14.00 WITA tersebut berjalan lancar, demokratis, dan penuh semangat kebersamaan. Selain memilih ketua umum baru, Muskab juga membentuk tim formatur yang bertugas menyusun kepengurusan definitif.
Rofinus Luer akan didampingi Dionisius Siga sebagai Sekretaris Formatur dan Maria F.A. Yovita sebagai Anggota Formatur. Tim ini diberikan waktu dua minggu untuk menyelesaikan susunan pengurus dan mempersiapkan pelantikan resmi.
Muskab turut dihadiri Sekretaris Umum KONI Kabupaten Sikka, Ketua Umum PBVSI NTT, serta Kabid Humas dan Publikasi PBVSI NTT, Yan Piter Lilo.
Dalam sambutan penutupan, Ketua Umum PBVSI NTT memberikan apresiasi atas kedewasaan seluruh peserta Muskab yang mampu mengedepankan semangat demokrasi dan persatuan organisasi.
“Muskab bukan tentang siapa yang menang atau kalah. Muskab adalah ruang demokrasi untuk menentukan kepemimpinan dan menyatukan arah gerak organisasi. Setelah forum ini selesai, tidak boleh ada lagi sekat-sekat kelompok. Yang ada hanyalah satu rumah besar PBVSI Sikka yang bekerja bersama untuk kemajuan bola voli,” tegasnya.
Menurutnya, tantangan utama pengurus baru bukan sekadar menyelenggarakan turnamen, tetapi membangun sistem pembinaan yang berkelanjutan dan berorientasi prestasi jangka panjang.
“Prestasi tidak lahir secara instan. Prestasi dibangun melalui pembinaan usia dini yang terencana, peningkatan kualitas pelatih dan wasit, serta kompetisi yang berjenjang dan berkesinambungan. Karena itu, PBVSI Sikka harus mulai memperkuat fondasi pembinaan dari sekarang,” ujarnya.
Ketua Umum PBVSI NTT juga menaruh harapan besar agar Kabupaten Sikka kembali menjadi salah satu pusat pembinaan bola voli di Nusa Tenggara Timur. Dengan tradisi olahraga yang kuat serta dukungan masyarakat yang tinggi, Sikka dinilai memiliki potensi besar menjadi lumbung atlet voli bagi daerah maupun nasional.
“Kami berharap dari Sikka lahir atlet-atlet yang mampu memperkuat tim NTT pada ajang Porprov, Kejurnas, hingga PON 2028. Target kita bukan hanya menjadi peserta, tetapi mampu melahirkan prestasi yang membanggakan NTT di tingkat nasional,” katanya.
Mengakhiri arahannya, ia mengingatkan bahwa kepengurusan PBVSI merupakan amanah untuk melayani dan mengembangkan potensi generasi muda melalui olahraga.
“Selamat kepada Ketua Umum dan tim formatur yang terpilih. Jabatan ini bukan sekadar kehormatan, tetapi tanggung jawab untuk melayani, membina, dan melahirkan prestasi. Mari bekerja dengan semangat kebersamaan agar dari Sikka lahir generasi atlet yang membanggakan daerah, NTT, dan Indonesia,” pungkasnya.
Muskab PBVSI Sikka ditutup dengan penuh optimisme dan semangat kebersamaan untuk membangun kebangkitan bola voli Kabupaten Sikka sebagai bagian dari upaya memperkuat prestasi olahraga NTT menuju PON 2028. (Irekz)