Beranda Lainnya Sosok Sejumlah Tokoh dan Lembaga Terima Penghargaan GAMKI Award 2026, Berikut Profilnya ....

Sejumlah Tokoh dan Lembaga Terima Penghargaan GAMKI Award 2026, Berikut Profilnya . . . 

24

Kupang, FKKNews.com — Momentum Dies Natalis ke-64 Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak hanya menjadi ruang refleksi iman dan pelayanan, tetapi juga menjadi panggung penghargaan bagi tokoh dan lembaga yang telah menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di GMIT Moria Liliba ini dihadiri oleh Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma, Ketua Sinode GMIT Pdt. Semuel Pandie, Koordinator Regional Bali-Nusra DPP GAMKI Jhon Liem, pimpinan lembaga, serta kader GAMKI.

Ketua DPD GAMKI NTT, Winston Rondo, menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan bentuk pengakuan terhadap kerja-kerja sunyi yang berdampak luas.

“Ini bukan tentang siapa yang paling dikenal, tetapi siapa yang paling setia bekerja dan memberi dampak. GAMKI Award adalah bentuk penghormatan terhadap mereka yang menghadirkan harapan di tengah keterbatasan,” tegas Winston.

Ia menambahkan, penghargaan ini juga menjadi pesan bagi generasi muda bahwa perubahan tidak selalu lahir dari panggung besar, tetapi dari ketekunan dalam pengabdian.

Berikut Profil 6 Penerima GAMKI Award 2026

1. Green Servant Leadership Award — Ir. Zet Malelak, M.Si.

Seorang akademisi senior dari Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang yang dikenal luas sebagai pakar pertanian dan pengamat ketahanan pangan di NTT.

Selain mengajar, Zet Malelak aktif turun langsung ke masyarakat, khususnya dalam pengembangan pertanian lahan kering dan edukasi perubahan iklim. Ia juga pernah mencalonkan diri sebagai anggota DPD RI pada Pemilu 2019, membawa isu kesejahteraan petani ke tingkat nasional.

Kiprahnya sebagai narasumber strategis dalam isu kemiskinan dan ekonomi kerakyatan menjadikannya figur yang konsisten mengkritisi kebijakan publik demi keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan petani.

2. Peace & Justice Award — Komunitas Peace Maker Kupang (KOMPAK)

Komunitas lintas iman yang berdiri sejak 17 April 2012 ini menjadi ruang perjumpaan anak muda dari berbagai agama untuk membangun toleransi dan perdamaian.

Dengan visi “Dari Kupang untuk Indonesia Damai”, KOMPAK aktif menginisiasi program seperti Sekolah Keberagaman, Tour Rumah Ibadah, serta dialog lintas iman.

Beranggotakan sekitar 300 anak muda dari berbagai latar belakang, komunitas ini menjadi fondasi penting dalam merawat harmoni sosial di Kota Kupang dan NTT secara umum.

3. Women Empowerment Award — Dr. Juliana Susantje Ndolu, S.H., M.Hum.

Akademisi Fakultas Hukum Universitas Nusa Cendana (Undana) ini merupakan sosok sentral dalam perjuangan perlindungan perempuan dan anak di NTT.

Peraih gelar doktor Ilmu Hukum dari Universitas Sebelas Maret (UNS) ini dikenal sebagai pendiri Rumah Perempuan Kupang serta aktif dalam berbagai jaringan advokasi seperti LBH APIK dan Oxfam.

Ia konsisten mendorong kebijakan afirmatif bagi perempuan, termasuk pemberdayaan ekonomi dan perlindungan berbasis hukum adat.

4. GAMKI Legacy Award — Ir. Emelia Julia Nomleni

Figur yang akrab disapa Mama Emy ini merupakan Ketua DPRD Provinsi NTT periode 2024–2029 sekaligus Ketua DPD PDI Perjuangan NTT.

Sebagai perempuan pertama yang memimpin DPRD NTT, ia dikenal vokal memperjuangkan kepentingan rakyat kecil serta pemberdayaan ekonomi daerah.

Dengan latar belakang aktivis perempuan, kiprahnya menjadi bukti bahwa kaderisasi GAMKI mampu melahirkan pemimpin yang tetap berpihak pada rakyat dalam ruang kebijakan publik.

5. Partnership Impact Award — Sinode GMIT

Sebagai lembaga gereja terbesar di NTT, Sinode GMIT telah menjadi mitra strategis dalam pelayanan sosial dan pembangunan masyarakat.

Dengan sistem presbiterial sinodal dan jumlah jemaat lebih dari 1 juta orang, GMIT tidak hanya berperan dalam pelayanan iman, tetapi juga aktif dalam isu sosial, pendidikan, dan kemanusiaan.

Kolaborasi antara GAMKI dan GMIT menjadi contoh nyata sinergi antara gereja dan organisasi kepemudaan dalam membangun masyarakat yang adil dan berdaya.

6. Young Impact Leader Award — Elmi Sumarni Ismau

Aktivis disabilitas yang dikenal luas sebagai pendiri GARAMIN NTT ini menjadi simbol perjuangan inklusi di NTT.

Setelah mengalami kecelakaan yang menyebabkan disabilitas, Elmi justru bangkit dan menjadi advokat bagi hak-hak penyandang difabel.

Ia aktif mendorong desa inklusi, pelatihan jurnalisme warga, serta advokasi kebijakan publik yang ramah disabilitas. Atas dedikasinya, ia meraih SATU Indonesia Awards 2021.

Meneguhkan Harapan dari NTT

Melalui GAMKI Award 2026, DPD GAMKI NTT tidak hanya memberikan penghargaan, tetapi juga menegaskan bahwa perubahan sedang dan terus terjadi—melalui tangan-tangan sederhana yang bekerja dengan ketulusan.

“Kita tidak hanya memberi penghargaan malam ini. Kita sedang meneguhkan harapan,” tutup Winston Rondo.

Dengan semangat Iman yang Bertumbuh, Pelayanan yang Berbuah, GAMKI NTT menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan karya nyata bagi masyarakat dan masa depan Nusa Tenggara Timur.

Artikulli paraprakGAMKI Luncurkan 5 Program Kerja Nyata untuk Berdayakan Kader dan Bantu Masyarakat NTT
Artikulli tjetërMengharukan . . . Difabel Ini Bangkit dari Keterbatasan, Dirikan Gerakan Inklusi, Lalu Dianugerahi Young Impact Leader Award

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini