Beranda Sabu Sertijab 7 Pj Kades di Sabu Barat, Bupati Minta Desa Aktif Dampingi...

Sertijab 7 Pj Kades di Sabu Barat, Bupati Minta Desa Aktif Dampingi Warga Akses Bantuan Pemda

9

Seba, FKKNews.com – Bupati Sabu Raijua menegaskan peran strategis Penjabat Kepala Desa sebagai ujung tombak Pemerintah Daerah dalam memastikan masyarakat tidak tertinggal informasi dan akses terhadap berbagai program bantuan. Penegasan itu disampaikan saat menghadiri Serah Terima Jabatan tujuh Penjabat Kepala Desa di Kecamatan Sabu Barat yang berlangsung di Aula Kantor Camat Sabu Barat, Jumat (30/1).

Kepala daerah yang baru satu tahun memimpin Sabu Raijua tersebut menyampaikan apresiasi kepada para Penjabat Kepala Desa lama atas pengabdian yang telah diberikan, sekaligus mengucapkan selamat kepada para Penjabat Kepala Desa yang baru mengemban amanah. Menurutnya, pergantian Penjabat Kepala Desa merupakan bagian dari penyegaran organisasi dan tidak berkaitan dengan persoalan kinerja.

Dalam arahannya, Bupati menekankan bahwa Penjabat Kepala Desa bukan sekadar pelaksana administrasi, melainkan representasi langsung Pemerintah Daerah di tengah masyarakat. Karena itu, kehadiran aparatur desa harus dirasakan nyata oleh warga, terutama dalam urusan pelayanan dan pendampingan sosial.

Salah satu penekanan utama Bupati adalah kewajiban aparatur desa untuk aktif menyosialisasikan dan mendampingi masyarakat dalam mengakses bantuan Pemerintah Daerah, mulai dari bantuan kawat duri, hand traktor, bantuan UMKM, hingga berbagai program pemberdayaan lainnya.

“Masih ada masyarakat yang tidak tahu ada bantuan, tidak paham mekanisme, bahkan tidak tahu harus mulai dari mana. Di sinilah peran Penjabat Kepala Desa sangat menentukan. Jangan sampai bantuan ada, tapi warga tidak tersentuh karena kurang informasi,” tegas Bupati.

Ia meminta agar aparatur desa membantu masyarakat memahami prosedur, termasuk pendampingan dalam penyusunan proposal dan pemenuhan persyaratan, sehingga bantuan benar-benar tepat sasaran dan tidak menimbulkan kesenjangan sosial.

Selain soal bantuan, Bupati juga menekankan peran desa dalam percepatan penurunan stunting. Ia menyebutkan bahwa meski angka stunting di Sabu Raijua telah berhasil ditekan hingga kisaran 27–28 persen dan memperoleh penghargaan pada 2025, upaya tersebut harus terus diperkuat hingga mencapai target nasional.

“Penjabat Kepala Desa adalah garda terdepan. Mereka paling tahu kondisi keluarga, ibu hamil, dan anak-anak di desa. Tanpa peran desa yang aktif, target penurunan stunting sulit tercapai,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga meminta para Penjabat Kepala Desa ikut menyampaikan kondisi fiskal daerah kepada masyarakat, termasuk dampak pemotongan anggaran pusat sebesar Rp142 miliar. Meski demikian, ia menegaskan bahwa Pemerintah Daerah tetap berupaya maksimal melalui efisiensi anggaran yang telah menghasilkan penghematan untuk mendukung program prioritas masyarakat, seperti bantuan UMKM, pertanian, perikanan, seragam sekolah gratis, santunan duka, hingga penerangan jalan.

Menutup arahannya, Bupati mengajak para Penjabat Kepala Desa untuk bekerja dengan integritas, kepekaan sosial, dan semangat pelayanan.

“Kalau desa kuat mendampingi warganya, maka program Pemerintah Daerah akan benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkasnya politisi PDIP ini. (FKK/PKP)

Artikulli paraprakIRDA Alor Sudah Turunkan Tim Auditor, Periksa Masalah Pekerjaan Fisik di SD GMIT Tamakh dan SD Negeri Mauta, Khusus Pekerjaan di SMP Beangonong, Abrasi Pantai dan Kubus Penahan Ombak Desa Kayang Tim Segera Diturunkan Hari Rabu
Artikulli tjetërJelang Pemeriksaan BPK NTT, Sekda Perketat Perjalanan Dinas ASN Sabu Raijua

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini