1
1
1
2
3
Kalabahi, FkkNews.com – Terkait dengan dugaan tindak pidana Korupsi yang dilakukan oleh beberapa oknum kontraktor dan Kepala Desa kayang, pada proyek atau pekerjaan fisik bangunan Sekolah di Pulau Pantar, yakni SD GMIT Tamakh, SD Negeri Mauta, SMP Beangonong dan Proyek Pekerjaan Abrasi Pantai dan Kubus Penahan Ombak di Desa Kayang yang sebelumnya di beritakan oleh media ini akhirnya Inspektorat Daerah Kabupaten Alor bergerak cepat turunkan Tim Auditor di lokasi untuk melakukan pemeriksaan, hal ini disampaikan oleh Toni Karbeka selaku Koordinator Auditor Inspektorat Daerah saat ditemui oleh wartawan media ini di Gedung DPRD saat usai melakukan RDP bersama Komisi I DPRD Kabupaten Alor, pada Senin, (02/02/2026).
“Kalau yang di pantar itu ada beberapa sekolah, yang ada SD GMIT Tamakh, SD Negeri Mauta, itu bapa inspektur sudah bentuk dua Tim, tadi baru berangkat ke Lokasi untuk melakukan pemeriksaan,” ungkapnya.
Kemudian khusus untuk Masalah bangunan atau Pekerjaan fisik di SMP Beangonong dan masalah Proyek Pekerjaan Abrasi Pantai dan Kubus Penahan Ombak di Desa Kayang, Ia mengatakan bahwa Tim akan segera turun pada hari Rabu 4 Februari 2026.
Lebih lanjut dijelaskan Karbeka, bahwa sebelum Tim melakukan pemeriksaan di lokasi proyek, beberapa Kontraktor sudah dipanggil dan dimintai keterangan atau klarifikasi di Kantor Inspektorat Daerah Kabupaten Alor.
“Sebelumnya sudah dipanggil beberapa Kontraktor dan sudah klarifikasi terkait dengan fisik pekerjaan, masalah masalah yang terjadi itu sudah diklarifikasi, tadi Tim sudah turun untuk cek fisik pekerjaan dan juga akan konfirmasi pihak pihak terkait, informasi media bahwa upah tukang juga belum dibayar lunas, bahan material warga juga belum dibayar lunas itu yang mau turun klarifikasi untuk pastikan kebenarannya,” jelasnya. (FKK/Eka Blegur).