Popular Posts

WhatsApp Image 2026 08 08 at 13.58.16

Tiga Tahun Tanpa Kompetisi, Soekarno Cup 1 2026 Hidupkan Kembali Gairah Voli Flores-Lembata

ENDE, FKKNews.com — Setelah hampir tiga tahun vakum dari kompetisi bola voli berkelas, dahaga para pecinta olahraga di Flores dan Lembata akhirnya terobati. Turnamen Voli Soekarno Cup 1 2026 resmi berakhir pada Jumat (7/8/2026) malam di Ende, yang dikenal sebagai Bumi Rahimnya Pancasila.

Turnamen yang berlangsung sejak 18 Juli 2026 tersebut ditutup dengan partai-partai puncak yang berlangsung sengit dan disaksikan ratusan penonton. Ajang perdana yang digagas DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ende itu menjadi salah satu momentum kebangkitan kembali kompetisi bola voli di wilayah Flores-Lembata.

Sebanyak 12 tim putra dan 7 tim putri dari berbagai daerah di daratan Flores dan Lembata ambil bagian dalam turnamen tersebut.

Jadi Wadah Kebangkitan Atlet Muda

Ketua Panitia Pelaksana Soekarno Cup 1 2026, Cicih M. Badeoda, S.H., M.H., mengaku bangga atas terselenggaranya turnamen yang dinilai mampu memberikan ruang kompetisi bagi atlet-atlet muda di daerah.

Menurutnya, kehadiran Soekarno Cup menjadi angin segar di tengah lesunya penyelenggaraan kompetisi bola voli di daerah.

“Kehadiran PDI Perjuangan di tengah lesunya penyelenggaraan turnamen bola voli sungguh berkontribusi nyata bagi atlet-atlet muda berbakat untuk tumbuh dan berkembang demi mengharumkan nama daerah ke tingkat provinsi hingga nasional,” ujar Cicih.

Ia juga memberikan pesan kepada seluruh peserta, baik yang berhasil menjadi juara maupun yang belum memperoleh hasil maksimal. Menurut Cicih, setiap pertandingan merupakan bagian dari proses pembentukan mental dan karakter seorang atlet.

Kekalahan, katanya, bukan akhir dari perjuangan, melainkan bagian dari proses menuju keberhasilan di masa mendatang.

Bupati Ende Dorong Partai Politik Ikut Gelar Turnamen

Bupati Ende sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ende, Yosef Benediktus Badeoda, S.H., M.H., menegaskan bahwa penyelenggaraan Soekarno Cup 1 merupakan bentuk komitmen partai politik dalam menjawab kerinduan masyarakat sekaligus memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi di bidang olahraga.

Ia berharap turnamen tersebut dapat menjadi pemicu bagi berbagai elemen lainnya untuk ikut menghidupkan kembali kompetisi olahraga di Kabupaten Ende.

“Sebagai Bupati, saya mendorong partai-partai politik lainnya untuk dapat mengambil bagian menyelenggarakan turnamen-turnamen olahraga, baik bola voli maupun cabang olahraga lainnya di Kabupaten Ende,” tegas Yosef.

Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak dalam penyelenggaraan kompetisi akan semakin memperluas kesempatan bagi generasi muda untuk mengasah kemampuan dan menunjukkan bakatnya.

PBVSI Ende Siapkan Turnamen Pelajar Se-Flores-Lembata

Geliat positif yang muncul dari pelaksanaan Soekarno Cup 1 2026 mendapat respons dari Pengurus Kabupaten PBVSI Ende.

Ketua PBVSI Kabupaten Ende, Vinsensius Sangu, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan turnamen tersebut. Ia juga mengumumkan agenda lanjutan sebagai bagian dari upaya menjaga momentum pembinaan atlet muda di wilayah Flores-Lembata.

PBVSI Kabupaten Ende dalam waktu dekat akan menggelar Turnamen Voli PBVSI Cup Antar Pelajar SMA/SMK/MA se-daratan Flores-Lembata.

Turnamen tersebut diharapkan menjadi wadah bagi para pelajar untuk mendapatkan pengalaman bertanding sekaligus menjadi bagian dari proses pencarian dan pembinaan bibit-bibit atlet bola voli masa depan.

“Tanggung jawab kita adalah menyiapkan wadah bagi anak-anak kita untuk berlatih, bertumbuh, dan berkembang menjadi atlet hebat. Kami mengimbau sekolah-sekolah untuk menyiapkan tim terbaiknya,” tutur Vinsensius.

GP VBC dan Karmel Keluar sebagai Juara

Pada partai puncak Soekarno Cup 1 2026, GP VBC berhasil keluar sebagai juara kategori putra. Sementara di kategori putri, Karmel tampil dominan dan berhasil menduduki posisi tertinggi.

Berikut daftar lengkap juara dan pemain terbaik Soekarno Cup 1 2026:

Kategori Putra:

  • Juara 1: GP VBC — Piala Bergilir, Piala Tetap, Piagam, dan Uang Pembinaan Rp15.000.000.
  • Juara 2: Lintas Lio — Piala Tetap, Piagam, dan Uang Pembinaan Rp12.000.000.
  • Juara 3: NVBC — Piala Tetap, Piagam, dan Uang Pembinaan Rp9.000.000.
  • Juara 4: Bhayangkara Presisi — Piala Tetap, Piagam, dan Uang Pembinaan Rp6.000.000.

Kategori Putri:

  • Juara 1: Karmel — Piala Tetap, Piagam, dan Uang Pembinaan Rp12.000.000.
  • Juara 2: Q One Club — Piala Tetap, Piagam, dan Uang Pembinaan Rp9.000.000.
  • Juara 3: Citra Bakti Ngada — Piala Tetap, Piagam, dan Uang Pembinaan Rp7.000.000.
  • Juara 4: Benteng Gading — Piala Tetap, Piagam, dan Uang Pembinaan Rp5.000.000.

Sementara itu, penghargaan Pemain Terbaik (Best Player) diberikan kepada dua pemain yang dinilai tampil menonjol sepanjang turnamen.

Pemain Terbaik Putra: Yohanes F. Tonggo dari NVBC, yang menerima Piala Tetap, Piagam, dan Uang Pembinaan Rp250.000.

Pemain Terbaik Putri: Agnesia Mauren Odang dari Q One Club, yang menerima Piala Tetap, Piagam, dan Uang Pembinaan Rp250.000.

Berakhirnya Soekarno Cup 1 2026 tidak hanya melahirkan para juara, tetapi juga membuka kembali ruang kompetisi bagi atlet-atlet muda Flores dan Lembata.

Dengan adanya rencana Turnamen PBVSI Cup Antar Pelajar se-Flores-Lembata, momentum kebangkitan bola voli di wilayah tersebut diharapkan tidak berhenti pada satu turnamen, tetapi berlanjut menjadi gerakan pembinaan yang berkesinambungan.

Dari Ende, kebangkitan itu mulai terlihat: kompetisi kembali hidup, talenta-talenta baru bermunculan, dan harapan terhadap masa depan bola voli Flores-Lembata kembali menyala.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *