1
1
Waingapu, FKKNews.com – Komitmen memperkuat pendidikan, kaderisasi, dan pengembangan kepemudaan kembali ditegaskan Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Universitas Kristen Wira Wacana (UNKRISWINA) Sumba.
Penandatanganan MoU tersebut dilakukan dalam rangkaian agenda kunjungan Ketua Umum DPP GAMKI, Sahat Sinurat, bersama Ketua Umum PP GMKI, Prima Surbakti, di Sumba, Selasa (27/1/2026).
Rangkaian kegiatan diawali dengan kehadiran kedua pimpinan organisasi kepemudaan nasional itu dalam pelantikan Rektor UNKRISWINA Sumba, sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan kepemimpinan dan tata kelola perguruan tinggi berbasis nilai ke-Kristenan di Nusa Tenggara Timur.
Masih di hari yang sama, Sahat Sinurat dan Prima Surbakti tampil sebagai narasumber utama Seminar Nasional bertema “Identitas dan Panggilan Pemuda di Era Digital” yang digelar di Kampus UNKRISWINA Sumba. Seminar ini diikuti oleh mahasiswa, kader GMKI dan GAMKI, pemuda gereja, serta sejumlah undangan dari berbagai elemen.
Dalam paparannya, Ketua Umum DPP GAMKI menekankan pentingnya pemuda memiliki identitas yang kuat, berakar pada nilai iman, nasionalisme, dan kepekaan sosial, di tengah derasnya arus digitalisasi.
“Era digital memberi banyak peluang, tetapi juga tantangan besar. Pemuda Kristen harus hadir sebagai agen perubahan yang cerdas, berkarakter, dan tetap berpihak pada kepentingan bangsa,” tegas Sahat Sinurat.
Senada dengan itu, Ketua Umum PP GMKI, Prima Surbakti, menegaskan bahwa transformasi digital harus diimbangi dengan penguatan intelektual, spiritual, dan kepemimpinan kader muda.
“Pemuda tidak boleh tercerabut dari panggilannya. Teknologi harus menjadi alat untuk memperluas dampak pelayanan, bukan justru melemahkan nilai dan identitas,” ujarnya.
Agenda akademik tersebut kemudian dirangkaikan dengan penandatanganan MoU antara DPP GAMKI dan UNKRISWINA Sumba. Kesepakatan ini menjadi landasan kerja sama strategis dalam penguatan pendidikan, pengembangan riset kepemudaan, kaderisasi organisasi, serta kolaborasi program pengabdian kepada masyarakat.
Ketua DPD GAMKI NTT, Winston Neil Rondo, menyambut baik kerja sama tersebut. Menurutnya, MoU ini menjadi langkah konkret mempertemukan dunia akademik dengan gerakan kepemudaan dalam membangun sumber daya manusia NTT yang unggul dan berdaya saing.
“Kerja sama ini bukan seremonial, tetapi investasi jangka panjang untuk membangun kualitas pemuda NTT melalui pendidikan, kaderisasi, dan penguatan kepemimpinan,” ujar Winston Rondo.
Pada sore hingga malam hari, agenda berlanjut dengan rapat konsolidasi internal DPC GAMKI se-daratan Sumba yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPP GAMKI. Konsolidasi ini membahas penguatan struktur organisasi, program kerja, serta peran strategis GAMKI dalam pembangunan daerah.
Sementara itu, Ketua Umum PP GMKI menggelar diskusi internal bersama anggota GMKI Waingapu, Badan Pekerja Cabang (BPC), serta para senior GMKI. Diskusi tersebut turut membahas penguatan kapasitas kader, regenerasi kepemimpinan, serta agenda strategis pembentukan Perkumpulan Senior GMKI sebagai wadah konsolidasi lintas generasi.
Rangkaian kegiatan hari itu ditutup dengan silaturahmi dan ramah tamah bersama civitas akademika UNKRISWINA, senior organisasi, serta tokoh-tokoh lintas sektor, yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.
Kunjungan ini menegaskan sinergi GAMKI dan GMKI dengan dunia pendidikan sebagai bagian dari upaya membangun pemuda Kristen yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, dan siap menjawab tantangan zaman, khususnya di wilayah kepulauan seperti Nusa Tenggara Timur. (FKK02)