Popular Posts

WhatsApp Image 2026 08 10 at 09.45.18

Bupati Sabu Raijua Hadang Oknum Penebang Pohon di Kawasan Hutan Desa Eilogo.

Ssabu Raijua, FKKNews.com – Aktivitas penebangan pohon di kawasan hutan Desa Eilogo, Kecamatan Sabu Liae, Kabupaten Sabu Raijua, kembali terjadi. Namun kali ini, aksi tersebut terhenti setelah Bupati Sabu Raijua Krisman B. Riwu Kore turun langsung ke lokasi dan menghadang oknum yang diduga tengah melakukan penebangan.

Bupati tidak datang seorang diri. Ia didampingi Kanit Reserse dan sejumlah anggota untuk memastikan aktivitas penebangan di kawasan hutan tersebut dihentikan.

Tindakan langsung orang nomor satu di Kabupaten Sabu Raijua itu menjadi bentuk ketegasan pemerintah daerah dalam menjaga kawasan hutan dari aktivitas yang berpotensi merusak lingkungan.

Informasi yang diterima Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua menyebutkan, aktivitas penebangan di kawasan tersebut bukan kali pertama terjadi. Penebangan bahkan telah berulang, termasuk pada masa kepemimpinan Bupati Krisman B. Riwu Kore dan Wakil Bupati Ir. Thobias Uly, selain juga pernah terjadi pada masa pemerintahan sebelumnya.

Pada kejadian sebelumnya, Bupati Krisman telah turun langsung melakukan peninjauan setelah memperoleh informasi mengenai adanya aktivitas penebangan. Namun, aktivitas serupa kembali terjadi.

Kali ini, ketika mendapat informasi adanya oknum yang sedang melakukan penebangan, Bupati bersama aparat langsung bergerak menuju lokasi.

Kehadiran Bupati dan aparat di lokasi membuat aktivitas tersebut dihentikan. Langkah itu sekaligus menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua tidak ingin persoalan penebangan di kawasan hutan hanya berhenti pada laporan dan teguran.

Bagi pemerintah daerah, persoalan tersebut bukan sekadar hilangnya sejumlah pohon. Kawasan hutan Desa Eilogo memiliki fungsi ekologis penting bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat sekitar.

Pohon-pohon yang tumbuh di kawasan tersebut berfungsi sebagai penyangga ekologi, membantu menjaga keseimbangan lingkungan dan mempertahankan fungsi kawasan hutan.

Karena itu, Bupati Krisman menegaskan bahwa keberadaan pohon-pohon di kawasan tersebut harus dijaga dan tidak boleh dirusak oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Pohon-pohon yang ditanam di kawasan hutan ini merupakan penyangga ekologi. Jangan sampai dirusak oleh oknum-oknum tertentu,” tegas Krisman.

Bupati menegaskan, Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua tidak akan tinggal diam terhadap setiap aktivitas yang berpotensi merusak lingkungan.

Menurutnya, perlindungan kawasan hutan membutuhkan pengawasan bersama, baik oleh pemerintah, aparat penegak hukum maupun masyarakat.

Krisman juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga kawasan hutan dan tidak melakukan penebangan secara sembarangan maupun tanpa mengikuti ketentuan yang berlaku.

Masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan di kawasan hutan kepada pemerintah maupun aparat keamanan.

Langkah Bupati turun langsung ke lokasi dan menghadang aktivitas penebangan menjadi sinyal kuat bahwa perlindungan lingkungan di Sabu Raijua tidak hanya dilakukan melalui kebijakan di atas kertas.

Pemerintah daerah bersama aparat akan terus melakukan pengawasan untuk mencegah kerusakan kawasan hutan yang dapat menimbulkan dampak jangka panjang bagi masyarakat.

Kasus penebangan di kawasan hutan Desa Eilogo sekaligus menjadi pengingat bahwa menjaga hutan bukan hanya tugas pemerintah. Masyarakat juga memiliki peran penting dalam memastikan kawasan tersebut tetap lestari.

Sebab, ketika pohon-pohon yang menjadi penyangga ekologi hilang, dampaknya tidak selalu terlihat seketika. Kerusakan tersebut dapat memengaruhi keseimbangan lingkungan dan pada akhirnya menjadi beban bagi generasi yang akan datang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *