1
1
1
2
3
Sabu Raijua,FKKNews.com – Jumat, 7 Agustus 2026. Bupati Sabu Raijua, Krisman B. Riwu Kore, SE., MM, secara resmi melepas kontingen Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Sabu Raijua untuk mengikuti Kejuaraan Daerah (Kejurda) Atletik Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026. Pelepasan berlangsung di Ruang Vicon Lantai II Kantor Bupati Sabu Raijua dan menjadi penegasan komitmen Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua dalam mendukung pembinaan olahraga prestasi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Sabu Raijua, Ketua Harian KONI Kabupaten Sabu Raijua, Ketua Umum PASI Kabupaten Sabu Raijua, Sekretaris KONI Kabupaten Sabu Raijua, jajaran pengurus PASI, para pendamping, pelatih, serta atlet yang akan bertanding.
Dalam laporannya, Ketua Umum PASI Kabupaten Sabu Raijua, Lisias Ha’e, S.KM, menyampaikan bahwa keikutsertaan kontingen Sabu Raijua bertujuan mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi, meningkatkan mutu dan kualitas atlet usia muda, sekaligus menjadi bagian dari pembinaan dan persiapan menghadapi kejuaraan pada level yang lebih tinggi, baik tingkat provinsi maupun nasional.
Ia menjelaskan, sejak berdiri pada tahun 2023, PASI Kabupaten Sabu Raijua telah menunjukkan perkembangan yang membanggakan dengan mengoleksi 46 medali, terdiri atas 15 medali emas, 19 medali perak, dan 12 medali perunggu. Prestasi tersebut diraih dari lima kejuaraan, yakni satu kali Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) di Provinsi Jawa Barat serta empat kali Kejuaraan Daerah (Kejurda), termasuk Kejurda Tahun 2026.
Pada Kejurda tahun ini, Kabupaten Sabu Raijua mengirimkan 13 atlet yang didampingi pelatih dan ofisial untuk bersaing dengan atlet-atlet terbaik dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi NTT.
Dalam sambutannya, Bupati Krisman menegaskan bahwa setiap pertandingan merupakan pembuktian atas seluruh proses latihan yang telah dijalani para atlet.
“Hasil tidak akan mengkhianati proses. Kejuaraan ini adalah pembuktian dari latihan yang telah kalian lakukan. Jika persiapan dilakukan dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan konsisten, maka hasil terbaik akan mengikuti,” tegasnya.
Selain kemampuan teknik dan kondisi fisik, Bupati juga menekankan pentingnya kesiapan mental serta rasa percaya diri sebelum bertanding.
“Yakinlah bahwa kalian mampu. Tanamkan dalam diri bahwa kalian sudah berlatih keras dan siap bertanding. Mental yang kuat dan kepercayaan diri akan menjadi kekuatan besar saat menghadapi lawan,” pesannya.
Bupati mengapresiasi capaian atletik Kabupaten Sabu Raijua yang terus mengalami peningkatan. Menurutnya, raihan 46 medali dalam beberapa kejuaraan terakhir menjadi bukti bahwa daerah ini memiliki potensi atlet yang sangat besar.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa Sabu Raijua memiliki bibit-bibit atlet yang luar biasa. Saya berharap tahun ini prestasi tersebut minimal dapat dipertahankan, bahkan ditingkatkan,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Bupati juga menyoroti pentingnya pembinaan olahraga secara berkelanjutan. Ia mengakui masih terdapat keterbatasan anggaran untuk sejumlah cabang olahraga, namun Pemerintah Daerah berkomitmen memberikan perhatian kepada cabang olahraga yang telah menunjukkan prestasi dan mengharumkan nama Kabupaten Sabu Raijua.
Ia meminta seluruh pengurus cabang olahraga untuk terus membangun komunikasi dengan Pemerintah Daerah agar kebutuhan pembinaan dapat diakomodasi sesuai kemampuan keuangan daerah.
“Saya melihat masih ada cabang olahraga yang berlatih dengan fasilitas dan anggaran yang sangat terbatas. Padahal mereka membawa nama daerah. Saya meminta seluruh pengurus cabang olahraga untuk terus berkomunikasi dengan pemerintah daerah agar kebutuhan pembinaan dapat diperhatikan sesuai kemampuan keuangan daerah,” ungkapnya.
Menurut Bupati, perhatian terhadap cabang olahraga berprestasi merupakan bentuk apresiasi sekaligus investasi bagi peningkatan kualitas atlet daerah agar mampu bersaing pada level yang lebih tinggi.
Mengakhiri arahannya, Bupati mengingatkan para atlet agar tidak hanya mengandalkan latihan, kemampuan teknik, dan kekuatan fisik, tetapi juga mempersiapkan diri secara spiritual.
“Kita boleh mempersiapkan fisik, teknik, dan mental dengan sebaik-baiknya, tetapi jangan pernah melupakan doa. Berkat Tuhan adalah kekuatan yang menyertai setiap usaha. Mulailah segala sesuatu dengan doa dan yakinlah bahwa Tuhan akan menolong,” tutupnya.
Pelepasan kontingen PASI Kabupaten Sabu Raijua diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh atlet untuk kembali menorehkan prestasi terbaik sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Sabu Raijua pada Kejuaraan Daerah Atletik Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2026.