Popular Posts

IMG 20260519 WA0004

GAMKI NTT akan Bagi Ribuan Paket Pendidikan di 13 Kabupaten, Sasar 1.500 Anak Sekolah

Kupang, FKKNews.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) GAMKI Nusa Tenggara Timur terus memperkuat gerakan pelayanan sosial di bidang pendidikan. Sepanjang bulan Mei 2026, DPD GAMKI NTT akan membagikan sekitar 1.500 paket bantuan pendidikan bagi anak-anak di 13 kabupaten di NTT.

Program bertajuk “GAMKI NTT Peduli Pendidikan” ini menjadi bagian dari aksi nasional GAMKI yang menargetkan pembagian 10 ribu paket pendidikan bagi anak-anak kurang mampu di seluruh Indonesia.

Sekretaris Bidang Pendidikan dan Kesehatan DPD GAMKI NTT, Soni Udju Edo, S.Pd., menjelaskan bahwa gerakan tersebut lahir dari semangat pelayanan dan kepedulian terhadap masa depan pendidikan anak-anak di daerah.

“Ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Kami ingin memastikan anak-anak di desa-desa dan wilayah yang memiliki keterbatasan tetap merasa diperhatikan dan mendapat dukungan untuk terus sekolah,” ujar Soni.

Ia mengatakan, bantuan pendidikan tersebut akan dibagikan secara bertahap di sejumlah wilayah di NTT, dengan melibatkan pengurus DPC GAMKI, relawan muda, gereja, serta berbagai pihak yang ikut mendukung gerakan kemanusiaan tersebut.

Adapun sejumlah daerah yang masuk dalam agenda pembagian paket pendidikan yakni Kabupaten Kupang, Sabu Raijua, Sumba Barat, Rote Ndao, Alor, Manggarai, Sumba Tengah, TTU, SBD, TTS, Belu, Sumba Timur, dan Kabupaten Malaka.

Untuk Kabupaten Kupang, kegiatan dijadwalkan berlangsung pada 22–23 Mei 2026 dan akan menyasar tiga sekolah, termasuk wilayah Fatuleu serta SD GMIT Bone.

Sementara di Kabupaten Alor, kegiatan yang semula direncanakan berlangsung pada 14–15 Mei diundur menjadi 18–19 Mei 2026.

Soni menambahkan, seluruh paket bantuan akan diberangkatkan dari Posko DPD GAMKI NTT di Kupang menggunakan kendaraan operasional yang telah disiapkan bersama tim pelayanan GAMKI.

“Kami sedang mempersiapkan seluruh kebutuhan, mulai dari pengemasan bantuan, distribusi, hingga koordinasi dengan sekolah-sekolah dan pemerintah setempat. Teman-teman pengurus dan relawan juga sudah mulai bergerak,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPD GAMKI NTT, Winston Rondo, mengatakan bahwa bulan Mei ditetapkan GAMKI sebagai Bulan Pendidikan GAMKI sehingga seluruh gerakan pelayanan diarahkan untuk membantu anak-anak dan sekolah-sekolah yang membutuhkan perhatian.

Menurut Winston, pendidikan harus menjadi perhatian bersama karena masih banyak anak di wilayah pelosok NTT yang mengalami keterbatasan perlengkapan sekolah.

“Gerakan ini adalah bagian dari aksi nasional GAMKI yang menargetkan pembagian 10 ribu paket pendidikan bagi anak-anak kurang mampu di Indonesia. GAMKI NTT ikut mengambil bagian karena kami percaya pendidikan adalah jalan penting memutus rantai kemiskinan,” ujar Winston.

Ia menegaskan, pelayanan GAMKI tidak boleh hanya hadir dalam ruang diskusi atau kegiatan organisasi semata, tetapi juga harus nyata menyentuh kebutuhan masyarakat, terutama anak-anak dan generasi muda.

“Kami ingin GAMKI hadir sampai ke desa-desa, sampai ke sekolah-sekolah kecil, dan membawa harapan bagi anak-anak. Pendidikan adalah investasi masa depan,” katanya.

Winston juga mengajak berbagai pihak untuk ikut mendukung gerakan sosial tersebut agar semakin banyak anak-anak di NTT yang bisa merasakan perhatian dan semangat untuk terus belajar.

Program GAMKI NTT Peduli Pendidikan sendiri menjadi salah satu rangkaian pelayanan sosial DPD GAMKI NTT dalam momentum Dies Natalis GAMKI ke-64 sekaligus penguatan gerakan kemanusiaan dan pendidikan di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *