Kupang, FKKNews.com – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang akan dirayakan pada 23 April 2026 di Kota Kupang, tidak hanya menjadi ajang seremoni, tetapi juga penegasan arah gerakan pemuda yang lebih konkret dan berdampak.
Salah satu program strategis yang akan diluncurkan adalah Sekolah Event Organizer (EO) dan Wedding Organizer (WO), sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi kreatif bagi generasi muda.
Wakil Ketua DPD GAMKI NTT, Ivan Raymond Rondo, ketika menghadiri rapat perdana panitia HUT GAMKI di Rumah Orela, Sekretariat DPD GAMKI NTT, Jalan Keramat Jati Nomor 15, Kelurahan Maulafa, Kota Kupang, Jumat (27/3/2026) menjelaskan bahwa Sekolah EO dan WO dirancang sebagai ruang pembelajaran praktis yang menjawab kebutuhan riil anak muda di tengah perkembangan industri kreatif dan pariwisata di NTT.
Menurut Ivan, yang dikenal sebagai penggerak industri kreatif melalui NTTnesia Event Creator, potensi sektor event dan jasa di NTT sangat besar, namun belum dikelola secara maksimal oleh generasi muda.
“Kita melihat banyak anak muda punya kreativitas, tetapi belum punya ruang belajar yang terstruktur. Sekolah EO dan WO ini hadir untuk menjawab itu, membekali mereka dengan keterampilan teknis, manajerial, sekaligus membuka peluang usaha,” jelas tokoh muda yang begitu populer di bidang pariwisata dan industri kreatif ini.
Ivan yang juga Aktivis sekaligus mantan Ketua BEM Fisip Undana ini menambahkan, program ini tidak hanya berorientasi pada kemampuan teknis menyelenggarakan acara, tetapi juga membangun mentalitas profesional, kemampuan komunikasi, serta jejaring kerja di industri kreatif.
“Ini bukan sekadar pelatihan, tetapi proses pembentukan ekosistem. Kita ingin anak muda NTT tidak hanya menjadi penonton, tetapi pelaku utama dalam industri event dan ekonomi kreatif,” tegas Ivan yang juga Direktur/CEO PT Anpro Timorindo itu.
Selain itu, program ini juga diharapkan mampu menciptakan kemandirian ekonomi bagi pemuda gereja, sehingga mereka tidak hanya kuat dalam idealisme pelayanan, tetapi juga memiliki daya saing di dunia kerja dan usaha.
Sementara itu, Ketua Panitia HUT ke-64 GAMKI NTT, Daniel Tonu, menyampaikan bahwa peluncuran Sekolah EO dan WO menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang telah dipersiapkan secara matang pada perayaan HUT GAMKI ke-64.
“Kami ingin memastikan bahwa HUT GAMKI tahun ini bukan hanya dirayakan, tetapi dirasakan. Karena itu, seluruh rangkaian kegiatan diarahkan untuk memperkuat kader sekaligus memberi kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Komitmen GAMKI untuk NTT
Melalui momentum ini, GAMKI NTT menegaskan kembali komitmennya untuk menjadi gerakan pemuda yang relevan, kritis, dan solutif.
“GAMKI tidak boleh hanya hadir dalam forum diskusi. Kita harus turun ke lapangan, bekerja, dan memastikan kehadiran kita dirasakan oleh rakyat,” tutupnya.
Rapat perdana panitia HUT GAMKI ke-64 dihadiri langsung Ketua DPD GAMKI NTT, Winston Rondo, Ketua Harian GAMKI NTT Yan Irekz Piter Lilo, Sekretaris DPD GAMKI NTT Amos Lafu, Wakil Ketua Ivan Rondo, Iren Saudale, Eduard Nautu, Stephany Mone, serta sejumlah pengurus DPD GAMKI NTT lainnya.

















































