Popular Posts

IMG 20260320 WA0008

Hadiri Kegiatan GAMKI, Shelin Lana Komit Bantu Gereja dan Pemuda Kristen di Flores Barat

Ruteng, FKKNews.com – Anggota DPRD NTT, Shelin Lana, menegaskan komitmennya untuk mendukung penguatan gereja dan pemuda Kristen di Flores Barat saat menghadiri kegiatan Pelatihan Master of Ceremony (MC) dan multimedia berbasis handphone yang diselenggarakan Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia NTT bersama Klasis Flores Barat.

Kegiatan yang berlangsung di GMIT Imanuel Ruteng selama tiga hari, yakni dari tanggal 18-20 maret ini diikuti oleh puluhan peserta dari 10 gereja, serta dihadiri Ketua DPD GAMKI NTT Winston Rondo, Ketua DPC GAMKI Manggarai Jimmy Mesakh, Ketua Majelis Klasis Flores Barat, Pdt. Mega Silvia Palpialy-Manggoa, S.Th., para pendeta, trainer, serta pelayan jemaat.

Dalam sambutannya, Shelin yang juga anggota DPRD NTT Dapil V Manggarai Raya memberikan apresiasi terhadap inisiatif GAMKI yang dinilai mampu menjawab kebutuhan gereja di era digital. Ia menegaskan bahwa pelatihan MC dan multimedia bukan sekadar kegiatan teknis, tetapi bagian penting dalam membangun kualitas pelayanan gereja dari dalam.

“Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan, tetapi langkah nyata membangun kualitas pelayanan gereja, mulai dari mimbar hingga bagaimana umat dituntun dalam ibadah,” ujarnya.

Menurutnya, keterampilan berbicara, mengatur alur ibadah, serta pemanfaatan teknologi melalui handphone merupakan bentuk pelayanan yang berdampak langsung bagi jemaat. Karena itu, generasi muda gereja perlu dibekali dengan kemampuan yang memadai agar mampu tampil percaya diri dan memahami makna ibadah secara utuh.

Sebagai anggota DPRD NTT sekaligus bagian dari keluarga besar GAMKI, Shelin juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan pelayanan gereja dan penguatan pemuda Kristen di daerah.

Ia menilai bahwa pembangunan daerah tidak hanya berbicara soal infrastruktur, tetapi juga menyangkut kualitas sumber daya manusia dan kehidupan iman masyarakat.
Komitmen tersebut diwujudkan secara nyata melalui kontribusi dana sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan.

Di akhir sambutannya, ia mengajak seluruh peserta untuk mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dalam pelayanan nyata di jemaat masing-masing.

“Harapan kita, peserta tidak hanya membawa ilmu, tetapi juga semangat untuk melayani lebih baik,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *