Popular Posts

IMG 20260516 WA0088 scaled

Menteri Agama, Gubernur NTT dan Ketua Umum PGI Akan Hadir di Sidang MPH dan HUT PGI ke-76 Yang Digelar di Alor, Kalabahi Bersiap Jadi Laboratorium Harmoni Indonesia

Kalabahi, FKKNews.com – Sejarah tengah diukir di bumi Alor. Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) menetapkan Kalabahi, Kabupaten Alor, sebagai tuan rumah Sidang Majelis Pekerja Harian sekaligus puncak Perayaan HUT PGI ke-76 pada 21–26 Mei 2026. Sebuah kepercayaan besar bagi “negeri 1000 Moko” yang selama ini dikenal sebagai laboratorium harmoni kehidupan di Indonesia.

Keputusan ini bukan tanpa alasan. Di tengah keberagaman, Alor menyimpan kekayaan rohani dan sosial yang jarang ditemukan di tempat lain. Di sinilah Masjid Isak dan Gereja Ismail berdiri berdampingan di Ilawe, Desa Alila Timur, bukan sebagai simbol toleransi yang dibuat-buat, tetapi sebagai kebiasaan hidup yang lahir dari bawah, dari denyut damai masyarakat itu sendiri.

Ketua Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT), Pdt. Samuel Benyamin Pandie, S.Th., menyebut persidangan ini sebagai panggilan untuk merawat harmoni antara manusia, sesama, dan ciptaan.

“Persidangan ini mengusung tema Tubuh Kristus Yang Mengalami Damai Sejahetera Allah Bagi Seluruh Ciptaan, dengan landasan Kitab Yesaya Pasal 42 Ayat 10: Nyanyikanlah nyanyian baru, nyanyian bagi seluruh bumi. Ini penting, karena Yesaya mengajarkan kita untuk selalu ada dalam harmonisasi. Baik dalam panggilan kita sebagai umat penyembah, maupun dengan alam, di mana semuanya dijaga dan dirawat,” ujarnya saat jumpa pers, Sabtu malam, 16 Mei 2026, di pendopo Gereja Pola Tribuana Kalabahi.

Baginya, Alor bukan sekadar indah secara alam, tetapi indah karena kerukunannya. Persidangan PGI di tanah ini diharapkan menjadi kesaksian nyata bahwa damai sejahtera Allah sungguh hadir ketika perbedaan disambut dengan hati terbuka.

Hadirnya Menteri Agama RI, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A., sebagai pembicara utama dalam seminar nasional, serta rencana kunjungan ke Gereja Ismail dan Masjid Isak, memperkuat makna tersebut.

“Menteri Agama rupanya tidak mau lihat konsep, karena ini moderasi yang menghidupi moderasi. Ini memang unik, sesuatu harmoni moderasi yang justru lahir dari bawah, dari kebiasaan atau habit yang menghidupi damai sejahtera di Alor,” tegas Pdt. Samuel.

Rangkaian kegiatan akan dimulai 25 Mei 2026 dan ditutup pada puncak perayaan HUT ke-76 PGI pada 26 Mei 2026. Selain sidang internal MPH PGI, panitia menyiapkan pameran UMKM, pagelaran seni budaya lintas iman, dan wisata rohani ke Ilawe. Umat Kristen Protestan, Katolik, hingga umat Islam diberi ruang untuk tampil dan bersaksi melalui kesenian masing-masing.

Ketua Tim Pelaksana, Obeth Bolang, S.Sos., M.A.P., menyampaikan bahwa persiapan telah mencapai 85 persen. Ia mengajak seluruh masyarakat Alor, khususnya warga Kalabahi, untuk mengawal kegiatan ini dengan menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan lingkungan.

“Alor menjadi contoh nasional, sehingga kita yang ada di Alor harus melihat itu. Kita menjadi cermin dalam kehidupan bersama yang harmonis,” kata mantan Pj. Sekda Alor ini.

Sebanyak 43 peserta sidang MPH PGI yang dipimpin Ketua Umum PGI, Pdt. Dr. Hc. Jacklevyn Frits Manuputty, S.Th., S.Fil., M.A., akan tiba pada 20–21 Mei 2026. Gubernur NTT Melkiades Laka Lena juga dijadwalkan hadir.

Obeth menyampaikan terima kasih kepada Ketua Majelis Sinode GMIT yang memnberi kepercayaan kepada masyarakat Kabupaten Alor, menjadi tempat pelaksanaan Sidang MPH dan HUT ke-76 PGI di Kabupaten Alor. Menurutnya ini sejarah dan kepercayaan, sehingga akan dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mepersiapkan yang terbaik untuk pelaksanaannya. Ia juga berterima kasih kepada bapak Bupati dan Wakil Bupati Alor serta Sekda Alor dan semua jajarannya yang memberikan dukungan penuh dalam persiapan hingga nanti pelaksanaan rangkaian kegian PGI di Alor.

Terima kasih juga disampaikan Obeth kepada semua Majelis Klasis, Majelis Jemaat, Para Pemimpin Gereja Kristen dan tokoh-tokoh agama, Ketua FKUB dan semua pihak, termasuk Timpel yang telah mendukung dan bekerja keras untuk mensukseskan berbagai kegiatan dimaksud.

Sementara lebih lanjut Di akhir pernyataan Pdt. Samuel mengajak seluruh umat untuk menjadikan momentum ini sebagai doa bersama.

“Mari kita dukung dan sukseskan rangkaian kegiatan ini, karena dimana ada kerukunan, dimana ada persekutuan, di situ berkat Tuhan akan mengalir sampai selama-lamanya. Syalom.”

Kabupatennya Alor kota Kalabahi pun bersiap. Bukan hanya menyambut tamu dari seluruh Indonesia, tetapi juga menyambut panggilan untuk terus menjadi tempat di mana damai sejahtera Allah nyata dalam hidup bersama. (*FKK/Eka Blegur).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *