Seba, FKKNews.com – NTT Mart Kabupaten Sabu Raijua segera hadir di Pasar Nataga, Desa Raeloro, Kecamatan Sabu Barat, sebagai pusat pemasaran produk unggulan UMKM lokal. Kehadiran NTT Mart ini diharapkan menjadi etalase modern bagi produk khas Sabu Raijua sekaligus memperkuat perputaran ekonomi masyarakat.
Wakil Bupati Sabu Raijua, Ir. Thobias Uly, M.Si, didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sabu Raijua, meninjau langsung lokasi NTT Mart yang direncanakan akan dilaunching pada 2 Februari 2026. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana serta dukungan teknis jelang operasional.
Mantan Penjabat Bupati Sabu Raijua pertama itu menilai Pasar Nataga sebagai lokasi strategis karena berada di pusat aktivitas ekonomi masyarakat, sehingga dinilai tepat untuk pengembangan NTT Mart sebagai pusat promosi dan penjualan produk lokal.
NTT Mart sendiri merupakan jaringan minimarket khusus yang dirancang untuk memasarkan produk unggulan lokal Nusa Tenggara Timur, mulai dari makanan dan minuman olahan, kain tenun, hingga aneka kerajinan tangan. Program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat UMKM melalui penyediaan ruang pemasaran yang terpusat, tertata, dan mudah diakses masyarakat maupun wisatawan.
Sebagai politisi Partai Gerindra yang lama berkecimpung dalam birokrasi daerah, Thobias Uly menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua dalam mendukung penuh program NTT Mart yang digagas Pemerintah Provinsi NTT.
“Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua menyambut baik dan mendukung penuh program NTT Mart atau Satu Desa Satu Produk. Program ini menyentuh langsung UMKM lokal. Karena itu, saya turun langsung meninjau kesiapan lokasi yang nantinya menjadi pusat perbelanjaan dan oleh-oleh khas Sabu Raijua,” ujarnya.
Program NTT Mart merupakan salah satu kebijakan strategis Pemerintah Provinsi NTT untuk mendorong penguatan UMKM daerah, sejalan dengan konsep Satu Desa Satu Produk. Peresmian NTT Mart tingkat provinsi telah dilakukan pada 2025 dan diikuti oleh seluruh kabupaten/kota se-NTT.
Mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT ini menambahkan, NTT Mart Sabu Raijua berada di bawah naungan Dekranasda Kabupaten Sabu Raijua dan akan menjadi wadah promosi berkelanjutan bagi produk lokal agar mampu menembus pasar yang lebih luas.
“NTT Mart akan menyuplai produk-produk lokal dari desa untuk dipasarkan, tidak hanya di tingkat lokal dan provinsi, tetapi juga nasional hingga internasional. Ini juga akan menjadi pusat oleh-oleh bagi wisatawan yang berkunjung ke Sabu Raijua,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sabu Raijua menyampaikan bahwa kesiapan lokasi NTT Mart saat ini telah mencapai sekitar 90 persen. Berbagai produk UMKM lokal telah disiapkan untuk mengisi etalase NTT Mart sebagai representasi kekayaan potensi ekonomi masyarakat Sabu Raijua.
Dengan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten, NTT Mart Sabu Raijua diharapkan menjadi penggerak baru pertumbuhan UMKM sekaligus memperkuat identitas produk lokal di pasar yang lebih luas. (FKK/PKP)


















































