Seba, FKKNews.com – Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua melaksanakan aksi penghijauan dan penanaman anakan pohon sebagai wujud nyata komitmen menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menyukseskan Gerakan Satu Orang Satu Pohon. Kegiatan ini dipusatkan di Rumah Jabatan Bupati dan Wakil Bupati Sabu Raijua.
Aksi penghijauan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Sabu Raijua, Krisman Riwu Kore, SE., MM, bersama Wakil Bupati Ir. Thobias Uly, M.Si, dan diikuti jajaran Pemerintah Daerah.
Gerakan ini menjadi langkah strategis Pemkab Sabu Raijua dalam merespons musim kemarau berkepanjangan yang kerap melanda wilayah Sabu Raijua dan berdampak pada peningkatan suhu udara. Melalui penanaman pohon, pemerintah daerah mendorong pemulihan ekosistem, perbaikan kualitas udara, serta penciptaan lingkungan yang lebih sejuk dan sehat.
Bupati Sabu Raijua Krisman Riwu Kore menegaskan, Gerakan Satu Orang Satu Pohon tidak boleh berhenti pada kegiatan simbolik, melainkan harus diwujudkan dalam aksi nyata yang berkelanjutan.
“Gerakan penghijauan ini merupakan implementasi dari Program Satu Orang Satu Pohon di lingkungan ASN. Pohon yang ditanam tidak hanya sekadar ditanam, tetapi harus dirawat dan dipelihara hingga tumbuh dan memberi manfaat,” tegas Krisman.
Ia juga mengajak tokoh agama, kepala sekolah, kepala desa, para pemangku kepentingan, serta seluruh masyarakat Sabu Raijua untuk terlibat aktif dalam menyukseskan program tersebut sebagai bagian dari tanggung jawab bersama menjaga alam.
“Kita harus memanfaatkan musim hujan untuk menanam pohon. Apa yang kita lakukan hari ini adalah investasi lingkungan bagi generasi mendatang,” tambahnya.
Selain di Rumah Jabatan, aksi penghijauan juga telah dilaksanakan di kawasan Civic Center Menia/Kantor Bupati, dengan menanam berbagai jenis pohon, termasuk pohon lontar yang menjadi identitas masyarakat Sabu Raijua.
Wakil Bupati Sabu Raijua Ir. Thobias Uly, M.Si menjelaskan bahwa penanaman pohon dilakukan secara terarah dengan mengombinasikan pohon produktif dan pohon pelindung, sejalan dengan semangat satu orang satu pohon.
“Kita terus mendorong penanaman pohon, baik produktif maupun pelindung. Salah satu yang menjadi prioritas adalah pohon lontar, identitas masyarakat Sabu atau Do Hawu. Ini bagian dari upaya mempertahankan eksistensi Sabu Raijua sebagai Daerah Sejuta Lontar,” ujarnya.
Kegiatan penghijauan ini melibatkan Sekretaris Daerah, para Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati, pimpinan OPD, TP-PKK, civitas akademika Kampus Polije, serta seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua.


















































