Popular Posts

WhatsApp Image 2026 07 30 at 14.51.57

Panen Bawang Merah Bersama Petani Raekore, Wabup Sabu Raijua Dorong Jaga Kualitas Bawang dan Upaya Perluas Pasar.

Sabu Raijua, FKKNews.com – Kamis, 30 Juli 2026.
Wakil Bupati Sabu Raijua, Ir. Thobias Uly, M.Si, melakukan panen bawang merah bersama Kelompok Tani Tumbuh Harapan di Desa Raekore, Kecamatan Sabu Barat, Kamis (30/7). Kunjungan tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap pengembangan komoditas bawang merah yang kini menjadi salah satu andalan daerah.

Lahan bawang merah seluas lebih dari satu hektare yang memanfaatkan sumber air dari Embung Wadulie itu berhasil dipanen dan seluruh hasilnya langsung dipasarkan ke Pulau Sumba karena telah memiliki pembeli.

Ketua Kelompok Tani Tumbuh Harapan, Kale Djami Raga, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua atas bantuan satu unit mesin pompa air yang sangat membantu pengairan lahan pertanian. Ia juga mengajukan permohonan bantuan kawat duri untuk memagari areal pertanian agar terhindar dari gangguan ternak.

Wakil Bupati mengapresiasi keberhasilan para petani dan menilai bawang merah Raekore telah dikenal hingga luar daerah karena kualitas umbinya yang besar dan baik.

“Kualitas bawang merah Raekore harus terus dipertahankan. Gunakan bibit lokal yang sudah terbukti cocok dengan kondisi tanah Sabu Raijua, perhatikan siklus tanam dan panen, serta manfaatkan sumber air yang tersedia secara optimal,” tegas Thobias Uly.

Menanggapi turunnya harga bawang akibat melimpahnya produksi, Wabup menegaskan bahwa tantangan saat ini bukan lagi pada produksi, melainkan perluasan akses pasar.

“Produksi kita meningkat, tetapi pasar masih terbatas. Karena itu kita harus bersama-sama mencari dan memperluas jaringan pasar agar hasil panen petani memiliki nilai jual yang lebih baik,” ujarnya.

Terkait usulan bantuan kawat duri, Wabup meminta kelompok tani segera mengajukan proposal kepada Dinas Pertanian. Menurutnya, pemerintah telah memiliki program bantuan pagar kawat duri yang mulai direalisasikan sejak tahun lalu sebagai upaya melindungi lahan pertanian, mengurangi gangguan ternak, sekaligus meminimalkan potensi konflik antara petani dan peternak.

Melalui kunjungan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sektor pertanian, tidak hanya melalui penyediaan sarana produksi, tetapi juga dengan mendorong peningkatan kualitas hasil panen dan bersama-sama berupaya untuk memperluas pasar baik di dalam daerah maupun di luar daerah ataupun antar Provinsi karena bawang merah juga menjadi salah satu komoditas unggulan Sabu Raijua.
Turut hadir Plt. Asisten I Sekda Sabu Raijua, Kaban Kesbangpol Sabu Raijua, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Sabu Raijua dan Pj. Kepala Desa Raekore.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *