1
1
1
2
3
Kalabahi, FkkNews.com – Kunjungan silahturahmi Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Alor dengan Bupati Alor, Iskandar Lakamau ,S.H., M.Si, menjadi catatan sejarah di Kabupaten Alor, mereka (Anggota DPRD) yang hadir diantaranya Ketua DPRD Alor, Paulus Brikmar, Wakil Ketua Yermias Karbeka,S.H., dan Usman Plaikari, Ketua Komisi I Sulaiman Singhs,SH., Ketua Komisi II Abdul Gani Rapit Djou, S,Sos., Ketua Komosi III, Ernes The Frinto Mokoni,S.Sos., serta sejumlah anggota yakni Deni Padabang, A.Md.T., Marjuki Kalake, Jhoni Tulimau, S.E.,M.Si., Gunawan Bala, Abdul Rajab Leki, S.E., Yohanis Atamai, S.Pd., Gabriel Malihing, dan Kairul Ahmad, didampingi Sekretaris DPRD Kabupaten Alor, Terince M.Mabilehi, S.H., tiba di Kantor Bupati Alor, pada Jumat, (23/01/2026) di ruang kerja Bupati Alor.
Untuk diketahui pertemuan yang penuh dengan nuansa kekeluargaan itu Pejabat Sekretaris Daerah Kabupaten Alor, Obeth Bolang, S.Sos., M.AP kemudian memandu jalannya pertemuan tersebut.
Terlihat Ketua DPRD, Wakil Bupati Alor, Ketua Komisi I, Ketua Komisi II dan Ketua Komisi III menyampaikan pendapat di tengah pertemuan itu, hingga Bupati Alor pun menyampaikan ungkapan terimakasih kepada Anggota DPRD yang hadir dalam pertemuan bersejarah dan penuh dengan nuansa kekeluargaan itu.
Dalam pertemuan ini, Ketua Komisi III DPRD Alor, Ernes The Frinto Mokoni, S.Sos mengaku sependapat dengan apa yang dikemukakan Wakil Bupati Alor, Rocky Winaryo bahwa kita harus menyatukan pemahaman terlebih dahulu, sebab Menurut Ernes beberapa bulan terakhir ini, selalu ada dinamika diluar, seolah-olah ada miskomunikasi dan renggang hubungan antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Alor.
“Seolah-olah DPRD Alor sedang mencari-cari kesalahan pemerintah, sesungguhnya ini tidak benar, karena kami hanya melaksanakan salah satu fungsi DPRD, yaitu fungsi pengawasan, makanya kemarin saat kita Rapat Gabungan Komisi, saya sampaikan kepada Pj Sekda bahwa bicara soal DPRD, maka kami ini pendukung pemerintah. Ketika pa bupati sakit, kami DPRD juga yang menyetujui biaya perawatan. Ketika pa bupati masih sakit, kami bersama pak wakil bupati menyepakati APBD. Itu artinya kami mendukung jalannya roda pemerintahan ini,” jelas Mantan Ketua DPRD Alor Sementara, Ernes Mokoni.
Lebih lanjut dijelaskan Ketua Fraksi PKB Ernes, bahwa dalam perjalannya ketika anggota DPRD pergi berkonsultasi dengan Menteri Dalam Negeri, lalu ada yang membangun isu seolah-olah ada upaya yang tidak baik, padahal sebenarnya tidak demikian.
Sekertaris PKB Alor ini menyatakan bahwa Anggota DPRD bekerja sesuai regulasi, sehingga segala hal yang ditempuh harus sesuai aturan. Karena itu, Ernes menerangkan bahwa tujuan mereka ke Kemendagri untuk berkonsultasi, mendalami aturan, agar ketika kembali dapat mengambil keputusan sesuai aturan, sekaligus menjaga hubungan kedua lembaga yang ada.
Hal itulah telah disepakati melalui Rapat Gabungan Komisi dengan Pj Sekda Alor mewakili Pemda Alor, dan berlanjut dengan silahturahmi kepada Bupati Alor. Ernes bersukur karena telah dibentuk Tim Percepatan Pemulihan Kesehatan Bupati Alor, maka akan dibicarakan bersama dengan DPRD.
“Kita semua menginginkan agar di masa kepemimpinan bapak berdua ini, roda pemerintahan tetap berjalan secara baik. Masih banyak kebutuhan rakyat yang harus kita bangun secara baik,” pungkasnya.
Lebih lanjut, Anggota dua periode, Ernes berbicara soal pelantikan pejabat Eselon II, III lingkup Pemkab Alor, memang urusan Bupati dan Wakil Bupati Alor tetapi sebagai Anggota DPRD Ernes menyoroti banyaknya pejabat yang masih berstaus Plt atau pelaksana tugas yang kewenangannya terbatas, seperti beberpa kepala dinas, maupun kepala sekolah dan lainnya.
Karena itu Sosok Politisi PKB itu berharap agar dalam waktu dekat harus ada proses pelantikan karena ada ketentuan dari Kemendagri jika terlambat melakukan proses pelantikan dan lain-lain maka bisa dapat sanksi administratif.
“Pada intinya, DPRD terus mendukung pemerintahan dibawah kepemimpinan Bupati Iskandar Lakamau dan Wakil Bupati Rocky Winaryo,” ujarnya. (*Fkk).