Popular Posts

IMG 20260331 WA0007

Setahun Menjabat, Krisman–Thoby Dongkrak IPM dan Ekonomi Sabu Raijua, Lampaui Sejumlah Daerah di NTT

Seba, FKKNews.com – Setahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Sabu Raijua, Krisman Riwu Kore dan Thobias Uly, menunjukkan capaian positif pada indikator pembangunan daerah, khususnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan pertumbuhan ekonomi.

Hal ini disampaikan Wakil Bupati Sabu Raijua, Ir. Thobias Uly, M.Si, dalam Rapat Paripurna Ke-5 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025–2026 dengan agenda penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025 di ruang sidang DPRD, Selasa (31/03/2026).

Dalam pemaparannya, Wakil Bupati menjelaskan bahwa capaian makro daerah menunjukkan tren peningkatan yang signifikan. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada tahun 2025 mengalami peningkatan sebesar 3,12 persen, sementara pertumbuhan ekonomi mencapai 4,50 persen.

Selain itu, pendapatan per kapita masyarakat juga mengalami peningkatan dan tercatat sebesar Rp18,67 juta, yang menunjukkan adanya perbaikan daya beli masyarakat secara bertahap.

Jika dibandingkan dengan sejumlah daerah lain di Nusa Tenggara Timur, capaian ini menempatkan Sabu Raijua pada posisi yang cukup kompetitif. Pertumbuhan ekonomi sebesar 4,50 persen bahkan melampaui beberapa kabupaten yang masih berada di bawah angka tersebut.

Dari sisi pembangunan manusia, peningkatan IPM juga menjadi indikator bahwa kualitas hidup masyarakat terus membaik, baik dari aspek pendidikan, kesehatan, maupun standar hidup layak.
“Capaian ini merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh masyarakat yang terus berkontribusi dalam pembangunan,” ujar Wakil Bupati.

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah target pembangunan yang belum sepenuhnya tercapai. Karena itu, sinergi antara pemerintah dan DPRD menjadi kunci untuk mendorong percepatan pembangunan ke depan.

Dalam laporan tersebut, total APBD Kabupaten Sabu Raijua Tahun Anggaran 2025 setelah perubahan tercatat sebesar Rp686,43 miliar. Realisasi Pendapatan Asli Daerah mencapai 92,58 persen, pendapatan transfer 98,28 persen, belanja daerah 89,27 persen, serta pembiayaan daerah terealisasi 100 persen.

Di akhir penyampaiannya, Wakil Bupati berharap DPRD dapat memberikan catatan strategis, saran, dan rekomendasi terhadap LKPJ tersebut sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan ke depan.

“Dengan kerja sama yang produktif, kami optimis berbagai tantangan pembangunan dapat diatasi, demi mewujudkan Sabu Raijua yang bangkit, maju, sejahtera, dan mandiri,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *