Kupang, FKKNews.com – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Kupang untuk menjaga ruang dialog yang sehat dengan pers serta membuka diri terhadap kolaborasi bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Komitmen tersebut disampaikan saat Wali Kota Kupang menerima audiensi Pengurus PWI NTT di Ruang Kerja Wali Kota Kupang, Rabu (21/01), dalam rangka pembahasan dukungan terhadap rangkaian kegiatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026.
Audiensi tersebut dihadiri Ketua PWI Provinsi NTT Ferry Jahang, Wakil Bendahara Maria Magdalena, serta pengurus PWI lainnya yakni Erasmus Nagi Noi, Ryan Nong, Vence Zakharias, dan Edi Nahak. Wali Kota Kupang didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kupang, Ariantje M. Baun, SE., M.Si.
Dalam pertemuan itu, Ketua PWI NTT Ferry Jahang memaparkan rencana rangkaian kegiatan PWI NTT dalam rangka memperingati HPN 2026. Ia menjelaskan, puncak HPN tingkat nasional akan berlangsung pada 9 Februari 2026, sementara PWI NTT akan menggelar sejumlah kegiatan di tingkat provinsi.
“Kami merencanakan beberapa kegiatan, di antaranya aksi bersih lingkungan pada 30 Januari 2026 yang akan dipusatkan di kawasan Oesapa. Kegiatan ini melibatkan sekitar 150 peserta dari unsur TNI, Polri, komunitas, Pramuka, serta mama-mama pedagang setempat,” jelas Ferry Jahang.
Selain aksi bersih lingkungan, PWI NTT juga akan menggelar kegiatan donor darah pada 31 Januari 2026 sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan stok darah di Kota Kupang. Kegiatan ini direncanakan melibatkan unsur TNI AL dan instansi terkait lainnya.
Sebagai puncak kegiatan tingkat provinsi, PWI NTT akan menyelenggarakan diskusi publik pada 13 Februari 2026 di Aula Utama Kantor Gubernur NTT. Diskusi tersebut mengangkat tema peran pers dalam mengawal program pemerintah pusat di NTT serta peran perbankan dalam mendorong kemajuan UMKM, dengan rencana menghadirkan Gubernur NTT sebagai keynote speaker dan perwakilan perbankan.
Menanggapi pemaparan tersebut, Wali Kota Kupang menyampaikan apresiasi sekaligus dukungan penuh terhadap seluruh rangkaian kegiatan PWI NTT. Ia menilai pers tidak hanya berperan sebagai pengawas dan penyampai kritik, tetapi juga memiliki peran strategis dalam kerja-kerja sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Saya sangat mendukung kegiatan ini, terutama aksi bersih lingkungan dan donor darah. Ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Kupang dalam menjaga kebersihan kota dan meningkatkan kepedulian sosial,” ujar Wali Kota Kupang.
Ia juga menegaskan kesiapan Pemerintah Kota Kupang untuk mendukung kegiatan PWI NTT melalui koordinasi lintas perangkat daerah, termasuk Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan serta Dinas Kesehatan. Bahkan, Wali Kota Kupang secara pribadi menyatakan komitmennya untuk memberikan dukungan dana serta bantuan konsumsi guna mendukung kelancaran kegiatan.
Lebih lanjut, Wali Kota Kupang menekankan pentingnya hubungan yang sehat antara pemerintah dan pers. Menurutnya, keterbukaan dan kritik konstruktif justru menjadi fondasi penting agar kebijakan publik tetap berpihak pada kepentingan masyarakat.
“Pers harus tetap independen dan kritis. Pemerintah tidak anti kritik, justru membutuhkan pers sebagai mitra pengawas agar pembangunan berjalan di jalur yang benar,” tegasnya.
Audiensi tersebut diakhiri dengan kesepakatan untuk menindaklanjuti rencana kegiatan melalui koordinasi teknis bersama perangkat daerah terkait serta penyerahan proposal kegiatan oleh PWI NTT. Pertemuan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama. (PKP/FKK)






















































