1
1
1
2
3
Kupang, FKKNews.com – Komisi V DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur kembali melakukan kunjungan kerja ke Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kupang, usai sebelumnya meninjau Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (PUSDALOPS) NTT di Lasiana. Kunjungan ini berlangsung pada Senin, (2/2/2026).
Rombongan Komisi V DPRD NTT dipimpin langsung oleh Ketua Komisi V, Muhamad S. Pua Rake, ST, didampingi Wakil Ketua Komisi Agustinus Nahak dan Winston Neil Rondo, serta anggota Komisi V lainnya.
Kunjungan tersebut diterima oleh seluruh jajaran BMKG Kupang, yang meliputi Stasiun Meteorologi El Tari (panduan cuaca penerbangan), Stasiun Meteorologi Maritim Tenau (panduan keselamatan pelayaran dan ASDP), Stasiun Geofisika (informasi gempa bumi dan tsunami), serta Stasiun Klimatologi (data dan analisis iklim).
Ketua Komisi V DPRD NTT, Muhamad Supriyadin Pua Rake, menegaskan bahwa kunjungan ini bertujuan memastikan kesiapan sistem informasi dan peringatan dini BMKG dalam mendukung keselamatan masyarakat NTT yang berada di wilayah rawan bencana.
“NTT adalah daerah kepulauan dengan tingkat kerawanan yang tinggi terhadap cuaca ekstrem, gelombang laut, gempa bumi, dan potensi tsunami. Karena itu, sistem peringatan dini harus kuat, terintegrasi, dan mudah dipahami masyarakat,” tegas Politisi Gerindra itu.
Ia menekankan bahwa informasi BMKG tidak boleh berhenti di level teknis, tetapi harus mampu diterjemahkan hingga ke tingkat pengambil kebijakan dan masyarakat akar rumput, termasuk nelayan, operator transportasi laut, penerbangan, dan pemerintah daerah.
“Kami di Komisi V ingin memastikan bahwa data dan peringatan yang dikeluarkan BMKG benar-benar tersambung dengan pemerintah daerah dan lembaga terkait, agar keputusan yang diambil cepat, tepat dan menyelamatkan,” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, Komisi V juga menyoroti pentingnya sinergi lintas sektor antara BMKG, BPBD, PUSDALOPS, serta instansi transportasi darat, laut, dan udara, guna memperkuat sistem mitigasi dan respons bencana di NTT.
Yadin Pua Rake menegaskan bahwa DPRD NTT, khususnya Komisi V, berkomitmen mendorong dukungan kebijakan dan anggaran yang memadai agar BMKG di NTT dapat terus meningkatkan kualitas layanan informasi cuaca, iklim, dan kebencanaan.
“Keselamatan masyarakat adalah prioritas. Negara harus hadir melalui sistem yang bekerja, bukan hanya reaktif saat bencana terjadi,” pungkasnya. (FKK)