1
1
1
2
3
Kalabahi, FKKNews.com – Semangat baru dan mesin partai membara di tubuh Partai Golkar Kabupaten Alor. Yahya Edison Bolang, S.Sos resmi menyatakan diri maju sebagai bakal calon Ketua DPD II Partai Golkar Alor pada Musyawarah Daerah (Musda) periode 2026-2031 yang akan digelar 30 Juni 2026 mendatang.
Langkah politik ini bukan maju sendiri. Yahya datang dengan dukungan mayoritas pemilik hak suara yang menjadi modal kuat untuk mengantar Golkar Alor semakin solid, kompak, dan siap menatap lima tahun ke depan dengan lebih berani.
Dukungan 9 Kecamatan dan berpotensi bertambah, Semangat Regenerasi Menguat
Mantan Bendahara GMKI Cabang Kupang dan Staf Bidang Organisasi GMKI Kupang itu menegaskan telah mengantongi dukungan 9 dari belasan pemilik hak suara Musda. Dukungan solid datang dari 9 pimpinan kecamatan, dan dipastikan akan terus bertambah.
“Saya maju bukan sekadar mengejar jabatan, tetapi ingin mengabdi, berdedikasi dalam membesarkan Partai Golkar. Saya juga sudah meminta izin dan doa restu, dukungan dari para tokoh, senior saya di Partai Golkar,” ungkap Wakil Ketua DPD Partai Golkar Alor itu kepada media ini, Jumat (26/06/2026).
Sebagai Badan Pemeriksa Keuangan DPC GAMKI Alor, dan Mantan Badan Pemeriksa Keuangan BPC GMKI Kupang, Yahya melihat Musda kali ini sebagai momentum regenerasi kepemimpinan. Sebuah tongkat estafet untuk membesarkan Golkar dari akar rumput sampai puncak.
Target Tegas 5 Kursi DPRD dan Kursi Ketua DPRD Alor
Mantan Ketua BEM Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FSIP) Undana Kupang, Yahya tidak main-main dengan visi kepemimpinannya. Jika dipercaya, tiga agenda utama akan digas yakni penguatan struktur partai sampai kecamatan dan desa, peningkatan kualitas kaderisasi, serta menyiapkan mesin partai yang siap tempur di Pemilu dan Pilkada.
“Target kami jelas, dengan Konsolidasi dan aksi Golkar harus merebut posisi Ketua DPRD Alor, Golkar harus capai minimal 5 kursi DPRD pada 5 dapil di pemilihan berikutnya,” tegasnya penuh keyakinan.
Selain di legislatif, Golkar Alor ketika di bawah komandonya juga akan kembali jadi kekuatan utama di eksekutif.
“Kami memastikan akan bekerja sama, bekerja keras dan bekerja cerdas agar menang di legislatif dan siap berjuang di eksekutif,” pungkas Yahya yang juga pernah mengikuti sebagai peserta dan Delegasi Kongres GMKI se-Indonesia di dilaksanakan Kupang, Surabaya dan Manado.
Dukungan luas, visi jelas, dan semangat regenerasi menjadikan Musda 30 Juni 2026 sebagai penanda babak baru kebangkitan Golkar di Tanah Alor. (FKK/Eka Blegur).