Beranda Alor Proyek Pembangunan Ruang Belajar SD Negeri Toang Macet, Pihak Ketiga Didesak Segera...

Proyek Pembangunan Ruang Belajar SD Negeri Toang Macet, Pihak Ketiga Didesak Segera Selesaikan

100

Kalabahi, FkkNews.com – Pembangunan dua ruang belajar di SD Negeri Toang Kecamatan Pantar Tengah Kabupaten Alor Provinsi Nusa Tenggara Timur belum selesai hingga saat ini.

Akibatnya, pihak sekolah serta masyarakat menuntut pihak ketiga yang mengerjakan proyek tersebut agar segera menyelesaikannya.

“Kami sangat butuh ruangan baru itu untuk aktifitas belajar mengajar sebab, masih ada ruangan yang kami buat sekat agar proses belajar siswa bisa berjalan baik,” kata Kepala Sekolah SDN Toang, Kadir Klaping saat dihubungi media lewat panggilan WhatsApp, Sabtu, 15/3/2025.

Menurutnya, pembangunan ruang kelas baru ini dilaksanakan pada 9 Oktober 2024 lalu, namun hingga kini, proses pekerjaannya belum tuntas.

“Ini kan sudah lewat kalender kerja 90 hari, tapi entah alasan apa sampai belum selesai kami pihak sekolah juga tidak tau. Pekerjaan ini pakai pihak ketiga jadi kami hanya siap terima kuncinya saja,” ujar Kepsek, dilansir dari media seputar-ntt.com.

Ironisnya lagi, sambung Kadir, pihak sekolah tidak tau sumber anggaran, nilai dan perusahan mana yang mengerjakan dua ruang baru SD Negeri Toang ini.

“Tidak ada papan informasi yang dipasang. Kami hanya tau saat pihak ketiga datang menyampaikan kalau ada pembangunan dua ruang sekolah jadi kami persilahkan,” ungkapnya.

Atas persoalan ini Klaping kembali berharap, pihak ketiga yang melakukan pekerjaan sekolah ini secepatnya menyelesaikan tanggung jawabnya.

“Memang kegiatan belajar mengajar tidak terganggu karena kami masih pakai bangunan lama. Namun demikian, dua ruangan baru ini memang sangat kami butuhkan sekali,” tegasnya.

Ditempat yang sama, Rudi, salah satu tukang kepada media mengatakan, pasokan material yang lambat menjadi alasan atas keterlambatan pembangunan ruang ini.

“Pasir dan semen habis. Kami sudah hubungi yang punya kerja tapi tidak ada tanggapan dan respon sehingga kepala tukang minta kami istirahat,” tandasnya. (FKK/Eka Blegur).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Artikulli paraprakSokan Lantik Pengurus IMI Kabupaten Alor: Momentum Baru Bagi Olahraga Otomotif di Alor, Wakil Bupati Dukung Penuh, Ketua Bensolihin Enga Sampaikan Terimakasih 
Artikulli tjetërPemuda Alor Datangi Polda NTT, Kapolda Diminta Tindak Tegas Terkait Unggahan Ujaran Kebencian Terhadap Masyarakat Alor