Betun, FKKNews.com – Wakil Ketua Komisi V DPRD NTT, Winston Rondo, menemui langsung guru dan siswa SMA Negeri Wederok, Kabupaten Malaka, Kamis (12/2/2026), dalam kunjungan ini DPRD Provinsi NTT menegaskan komitmen mereka menjadikan pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia di wilayah perbatasan.
Politisi Partai Demokrat yang juga Ketua DPD GAMKI NTT itu hadir tidak sekadar menjalankan agenda formal, tetapi menyerap aspirasi sekaligus memberi motivasi kepada para pendidik dan peserta didik agar tidak menyerah pada keterbatasan fasilitas.
“Saya berdiri di sekolah yang mungkin sederhana secara fisik, tetapi saya merasakan sesuatu yang tidak sederhana: semangat, karakter, dan identitas yang kuat,” ujar Winston di hadapan guru dan siswa.
Mantan Ketua Pemuda Sinode GMIT itu mengapresiasi penyambutan siswa melalui tarian adat sebagai cerminan jati diri dan akar budaya yang harus terus dirawat melalui pendidikan.
“Bangsa yang kuat adalah bangsa yang berdiri di atas akar budayanya sendiri,” katanya.
Winston menegaskan bahwa ruang kelas merupakan jalan strategis untuk mengubah nasib keluarga dan daerah. Menurutnya, asal-usul tidak boleh menjadi penghalang untuk bermimpi besar.
“Kalau ingin memutus rantai kemiskinan, jalannya ada di ruang kelas ini. Kalau ingin mengangkat derajat keluarga, jalannya ada di buku yang kalian pegang hari ini,” tegasnya.
Ketua Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) NTT itu juga mengingatkan bahwa dunia saat ini menilai seseorang bukan dari latar belakang geografis, melainkan dari kualitas diri.
“Dunia tidak lagi bertanya kamu dari mana, tetapi apa kompetensimu, apa integritasmu, dan apa karaktermu,” ujar Winston yang juga mantan Ketua GMKI Cabang Kupang.
Kepada para guru, Pendiri LSM CIS Timor itu menyampaikan penghormatan atas peran strategis mereka dalam membentuk masa depan generasi muda Malaka. Ia menilai tugas pendidik bukan sekadar mentransfer ilmu, melainkan membangun peradaban.
“Setiap pelajaran yang diberikan sedang membentuk karakter dan masa depan anak-anak kita. Negara harus hadir mendukung tugas mulia ini,” katanya.
Winston juga memastikan bahwa kunjungan Komisi V DPRD NTT bukan agenda seremonial.
“Kami tidak datang hanya untuk berkunjung dan berfoto. Kami datang untuk melihat, mendengar, dan memastikan sekolah-sekolah seperti SMAN Wederok mendapat perhatian yang layak, baik dari sisi mutu pendidikan maupun sarana prasarana,” tegasnya.
Di akhir pertemuan, ia memotivasi para siswa untuk berani bermimpi tinggi dan tidak membatasi diri karena kondisi.
“Bermimpilah menjadi dokter, guru, insinyur, atlet, atau pemimpin. Jangan batasi diri kalian. Siapa tahu pemimpin NTT 20 atau 30 tahun ke depan sedang duduk di ruangan ini hari ini,” pungkasnya.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari agenda Komisi V DPRD NTT dalam menyerap aspirasi dan memperkuat komitmen peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Malaka sebagai wilayah strategis di perbatasan. (FKK)















































