Popular Posts

1 1

BAPPENAS TINJAU EMBUNG DI SABU LIAE, KAJI KEBUTUHAN AIR BAKU DAN AIR BERSIH MASYARAKAT

Sabu Raijua, FKKNews.com – Tim Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI bersama Tim Bappeda dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sabu Raijua melakukan peninjauan infrastruktur sumber daya air (SDA) di Kecamatan Sabu Liae. Lokasi yang dikunjungi meliputi Embung Loko Daeae di Desa Ledetalo dan Embung Wadu Pala di Desa Waduwalla.

Kedatangan rombongan disambut oleh unsur Pemerintah Kecamatan, pemerintah desa, serta masyarakat setempat. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya Bappenas menghimpun informasi lapangan terkait ketersediaan air baku dan air bersih, sekaligus mengidentifikasi kebutuhan masyarakat terhadap pembangunan infrastruktur sumber daya air.

Dalam peninjauan tersebut, Tim Bappenas memberikan perhatian serius terhadap tingginya kebutuhan masyarakat akan infrastruktur penyedia air baku dan air bersih, seperti embung, bangunan penampung air, serta sarana pendukung lainnya. Hal ini dinilai penting mengingat Kabupaten Sabu Raijua, khususnya Kecamatan Sabu Liae, merupakan wilayah yang rentan mengalami kekeringan.

Kondisi tersebut terlihat langsung dari karakteristik topografi wilayah serta hasil dialog dengan pemerintah desa dan masyarakat. Tingginya kebutuhan akan ketersediaan air menjadi salah satu isu strategis yang memerlukan perhatian dalam perencanaan pembangunan ke depan.

Pada kesempatan itu, Kepala Desa Ledetalo dan Kepala Desa Waduwalla menyampaikan usulan penambahan pembangunan embung di wilayah masing-masing. Kedua pemerintah desa juga telah menyiapkan lokasi yang siap dimanfaatkan sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan pembangunan infrastruktur penyedia air.

Menanggapi usulan tersebut, Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Kabupaten Sabu Raijua menjelaskan bahwa pembangunan embung di kedua wilayah tersebut telah masuk dalam daftar usulan pemerintah daerah. Bahkan, sebagian di antaranya telah memiliki dokumen perencanaan teknis dan tinggal menunggu dukungan pendanaan untuk direalisasikan.

Tim Bappenas juga mengingatkan pentingnya pemeliharaan seluruh infrastruktur penyedia dan penampung air yang telah dibangun agar tetap berfungsi secara optimal dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Menurut tim, keberlanjutan fungsi infrastruktur menjadi faktor penting dalam memperkuat ketahanan air serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah yang rawan kekeringan.

Bupati Sabu Raijua, Krisman B. Riwu Kore, SE., MM, menegaskan bahwa penyediaan air baku dan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah. Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua, kata Bupati, terus berupaya membangun sinergi dengan Pemerintah Pusat agar pembangunan infrastruktur sumber daya air dapat terus diperkuat.

“Persoalan air adalah persoalan utama masyarakat Sabu Raijua. Karena itu, kami terus membangun komunikasi dan sinergi dengan Pemerintah Pusat, termasuk melalui Bappenas, agar kebutuhan pembangunan embung, jaringan penyedia air baku, dan infrastruktur pendukung lainnya dapat memperoleh dukungan. Kami berharap hasil kunjungan ini menjadi dasar dalam penyusunan program dan pengalokasian anggaran sehingga kebutuhan masyarakat terhadap air bersih dapat terpenuhi secara bertahap,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua telah menyiapkan berbagai usulan pembangunan infrastruktur sumber daya air yang didukung dengan dokumen perencanaan sebagai bentuk kesiapan daerah. Ia berharap kolaborasi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan masyarakat dapat mempercepat terwujudnya pembangunan infrastruktur air yang berkelanjutan.

“Melalui dukungan Bappenas dan kementerian terkait, kami berharap semakin banyak program pembangunan infrastruktur air yang dapat direalisasikan di Sabu Raijua. Ketersediaan air tidak hanya menjawab kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga menjadi fondasi bagi peningkatan produktivitas pertanian, ketahanan pangan, dan pertumbuhan ekonomi daerah,” tutup Bupati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *